Buka konten ini
SPANYOL (BP) – Selama empat musim jadi pembalap Red Bull Racing, Sergio Perez tampak kesulitan menandingi rekan satu timnya, Max Verstappen. Saat hasil positif tak kunjung didapat, satu solusi muncul. Bukan lewat upgrade mobil, melainkan ke psikolog.
Saran yang muncul dari Red Bull itu pun diikuti Perez. ”Begitu saya tiba di Red Bull, saat balapan-balapan awal ketika hasilnya tidak bagus, mereka bilang: ’Kamu butuh psikolog, kamu harus menemui psikolog’,” kata Perez dalam siniar Cracks.
Namun, beberapa pekan kemudian pembalap asal Meksiko itu dibuat terkejut. Tiba-tiba ada tagihan GBP 6 ribu (Rp135 juta) untuknya. Ternyata, itu biaya satu sesi psikolog lewat panggilan telepon. Perez sempat termenung sejenak. Dia lalu tahu siapa yang seharusnya bertanggung jawab membayar tagihan tersebut.
”Bisakah (tagihannya) dikirim ke Helmut Marko (penasihat Red Bull, red). Ya, dia yang akhirnya membayar,” kenangPerez sambil tertawa. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO