Buka konten ini

KUALA LUMPUR (BP) – Indonesia menyertakan dua pebulu tangkis tunggal putra pada Malaysia Open 2026. Mereka adalah Alwi Farhan dan Jonatan Christie. Namun, memasuki perempat final, tinggal Jojo – sapaan akrab Jonatan Christie – yang masih bertahan dalam turnamen level Super 1000 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, tersebut.
Alwi sudah tersingkir awal (babak 32 besar) usai kalah 13-21, 21-19, 13-21 oleh pemain Prancis Alex Lanier. Sementara Jojo berhasil melewati Lee Chia-hao (Taiwan) di 32 besar dan Leon Jun Hao (Malaysia) kemarin (8/1). Lawan Jojo di babak delapan besar adalah Kodai Naraoka (Jepang) dan digelar hari ini (9/1). Itu jadi pertemuan kelima Jojo versus Kodai.
Unggul 4-1
Dalam lima pertemuan, Jojo dominan dengan empat kali menang dan satu kali kalah. Pertemuan terakhir di babak 16 besar Denmark Open tahun lalu. Jojo menang 21-7, 21-13. Sebelum laga itu, Jojo pernah mengalahkan Kodai di BWF World Tur Finals dan Hongkong Open 2024, serta French Open 2023. Sebaliknya, kemenangan Kodai terjadi dalam pertemuan pertama mereka di Singapore Open 2022.
Jelang laga nanti, Jojo pilih menjaga fokus dan mental. Hal tersebut penting mengingat karena waktu istirahat tidak banyak. ”Aku lebih concern dengan pikiran dan mental. Kalau dibilang capek memang capek karena pertandingan di BWF padat sejak Juni tahun lalu,” tutur Jojo dalam siaran pers PBSI.
Menikmati Pertandingan
Berkaca dari kemenangan atas Leong yang notabene pebulu tangkis tuan rumah, Jojo menyebut kuncinya adalah main se-enjoy mungkin dan menikmati pertandingan. Cara itu akan dipakai saat menghadapi Kodai. ”Jadi, saya harus bermain nothing to lose. Bermain senikmat mungkin,” ucapnya.
Ganda Putri Juga Kalahkan Malaysia
Bukan hanya Jojo, ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspita Sari berhasil mengalahkan wakil tuan rumah dengan status unggulan kedua, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan 26-24, 21-17. Menurut Febriana, perlawanan wakil Malaysia sudah diprediksi dari awal. ”Kami sudah siap bermain dengan segala tekanan karena lawan kami main di depan publik sendiri. Jadi, kami fokus main dengan cara kami saja,” ucapnya. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO