Buka konten ini

SEIBEDUK (BP) – Maraknya aksi balap liar di kawasan Bagan, Kecamatan Seibeduk, membuat warga setempat resah. Aktivitas berbahaya tersebut kerap berlangsung pada tengah malam hingga dini hari, bahkan dilakukan di ruas jalan utama yang minim penerangan.
Jon, warga Bagan, mengatakan balap liar itu hampir terjadi setiap malam dan sangat membahayakan keselamatan pengendara maupun warga sekitar. Pasalnya, jalur yang digunakan para pembalap merupakan jalan utama sekaligus persimpangan yang ramai dilalui warga.
“Hampir setiap malam ada balapan liar. Sangat berbahaya karena jalur itu merupakan jalan utama yang digunakan masyarakat,” ujarnya, Kamis (8/1).
Menurut Jon, kondisi semakin rawan karena lampu penerangan jalan di kawasan tersebut sudah lama tidak berfungsi. Minimnya pencahayaan membuat risiko kecelakaan semakin tinggi, terlebih motor yang digunakan pembalap liar juga tidak dilengkapi lampu.
“Motor balap itu tidak pakai lampu. Dalam kondisi gelap mereka tetap balapan, sehingga warga yang melintas harus ekstra hati-hati,” katanya.
Ia mengungkapkan, lampu penerangan jalan di kawasan Bagan telah padam selama sekitar satu tahun terakhir. Warga mengaku sudah berulang kali mengeluhkan kondisi tersebut, namun hingga kini belum ada perbaikan.
“Sudah setahun lampu jalan padam. Tanpa penerangan saja sudah berbahaya, sekarang ditambah balapan liar,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolsek Seibeduk, Iptu Alex Yasral, menyatakan akan menindaklanjuti keluhan warga tersebut. Pihak kepolisian berencana meningkatkan patroli di lokasi guna menekan aksi balap liar.
“Patroli akan kami tingkatkan di lokasi. Para pembalap liar akan kami tindak, dan terkait penerangan jalan juga akan kami sampaikan kepada pihak terkait agar segera diperbaiki,” ujarnya. (*)
Reporter : Yofi Yuhendri
Editor : GALIH ADI SAPUTRO