Buka konten ini

LINGGA (BP) – Kekurangan pelatih sepak bola berlisensi mendorong Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Lingga menggelar kursus kepelatihan bagi para pelatih lokal. Kegiatan ini digelar untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia kepelatihan sekaligus memperbanyak pelatih bersertifikat di Kabupaten Lingga.
Kursus berlangsung selama tujuh hari, mulai 4–10 Januari 2026, dan diikuti 28 peserta yang merupakan pelatih klub-klub sepak bola di Lingga.
Kegiatan ini bertujuan membekali pelatih dengan pengetahuan dasar kepelatihan, teknik permainan, serta metode latihan yang sesuai standar kepelatihan nasional. Askab PSSI Lingga menilai peningkatan kualitas pelatih merupakan fondasi penting dalam pembinaan usia dini maupun kompetisi amatir di daerah.
Wakil Ketua Askab PSSI Lingga, Supardi, menyampaikan bahwa kursus ini merupakan bagian dari program resmi organisasi dalam memajukan sepak bola Lingga.
“Pelatihan ini memang sudah menjadi agenda program PSSI Lingga. Selama ini pelatih yang memiliki lisensi di Lingga hanya tiga orang, selebihnya belum memiliki lisensi,” ujar Supardi.
Menurutnya, minimnya pelatih berlisensi menjadi salah satu hambatan pembinaan sepak bola di daerah. Dengan adanya kursus ini, diharapkan lahir lebih banyak pelatih yang memiliki pemahaman kepelatihan secara terstruktur.
“Harapannya kegiatan ini memberi hasil terbaik bagi para pelatih kita, sehingga mereka bisa melatih anak-anak di Lingga dengan standar yang lebih baik,” tambahnya.
Askab PSSI Lingga menargetkan para peserta kursus dapat menjadi motor penggerak pembinaan pemain usia muda di klub masing-masing. Dengan bertambahnya pelatih berlisensi dasar, proses pembinaan di tingkat akar rumput diharapkan berjalan lebih sistematis, terarah, dan berkelanjutan. (*)
Reporter : VATAWARI
Editor : GALIH ADI SAPUTRO