Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Sebagai juara bertahan dan kembali pulangnya Megawati Hangestri Pertiwi, membuat Jakarta Pertamina Enduro (JPE) menjadi salah satu kandidat kuat untuk bisa mempertahan kan gelar juara Proliga 2026.
Karena itu, ekpektasi publik begitu tinggi dengan Megawati. Apalagi, dia juga berstatus sebagai pengganti Junaida Santi yang musim lalu menjadi andalan tim sekaligus Most Valuable Player (MVP) Proliga 2025. Musim ini, Santi tidak bisa tampil karena mengalami cedera. Menurut eks pemain Red Spark itu, yang terpenting baginya adalah bagaimana bisa menyatukan tim untuk mendapat chemistry yang bagus dalam permainan.
“Jadi tidak harus satu pemain saja yang bagus, tapi semuanya harus bagus. Saya juga ingin membawa Pertamina kembali menjadi juara,” tegasnya. Di edisi terakhir bersama Pertamina pada 2023, Megawati hanya finis runner-up usai takluk dari Bandung BJB Tandamata di final. “Tahun ini saya ingin mencetak sejarah dan menjadi juara,” ucapnya.
Megawati juga sudah berbicara dengan kapten tim Tisya Amallya Putri. Menurutnya, tak ada perbedaan karena secara usia Megawati yang berusia 26 tahun, hanya berjarak satu tahun lebih senior.”Jadi rasanya tidak ada perbedaan. Kami sering bercanda, membangun kekompakan tim,” katanya.
Persiapan Tim Mulai Akhir November
Tisya menyebutkan tahun ini persiapan tim lebih matang yang dimulai dari akhir November. Meskipun, di awal-awal tidak diikuti pemain seperti Megawati Hangestri yang membela timnas di SEA Games Thailand 2025. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO