Buka konten ini

BINTAN (BP) – Banjir rob merendam Jalan Lintas Barat Bintan, tepatnya di Desa Penaga, Kecamatan Teluk Bintan, Rabu (7/1) siang. Genangan air sempat mengganggu arus lalu lintas kendaraan yang melintas di kawasan tersebut.
Pantauan Batam Pos di lokasi, ruas kiri jalan dari arah Tanjunguban menuju Tanjungpinang terendam air laut. Kondisi itu membuat kendaraan harus bergantian melintas melalui ruas jalan sebelah kanan.
Beberapa ratus meter dari titik tersebut, banjir rob juga menggenangi kedua ruas jalan. Akibatnya, pengendara terpaksa mengurangi kecepatan demi menjaga keselamatan.
Selain merendam badan jalan, banjir rob juga menggenangi lahan di sekitar Jalan Lintas Barat, tepatnya di kawasan dekat Gunung Bintan, baik di sisi kanan maupun kiri jalan. Meski demikian, air belum meluap hingga menutup seluruh jalan utama sehingga akses lalu lintas masih dapat dilalui.
Salah seorang pengendara sepeda motor, Roni, mengatakan banjir rob memang menggenangi beberapa ruas Jalan Lintas Barat, namun masih relatif aman dilewati.
“Masih bisa dilewati, tapi harus hati-hati,” ujarnya.
Sekretaris BPBD Bintan, Agus Ariyadi, membenarkan adanya banjir rob di sejumlah wilayah di Kabupaten Bintan. Menurutnya, pihaknya telah menerima laporan genangan air laut di beberapa titik.
“Banjir rob terjadi di Kecamatan Bintan Timur, tepatnya di Kelurahan Sei Enam, Kecamatan Bintan Utara, serta beberapa ruas Jalan Lintas Barat,” kata Agus.
Ia menjelaskan, ketinggian air laut memang sudah naik hingga ke permukaan jalan, namun belum tergolong signifikan.
“Ketinggian air sudah naik ke jalan, tetapi masih dalam batas aman,” katanya.
BPBD Bintan telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk melakukan pemantauan di lokasi-lokasi yang terdampak banjir rob.
Masyarakat diimbau tetap waspada dan aktif berkoordinasi dengan perangkat RT dan RW setempat untuk mengantisipasi kemungkinan dampak lanjutan. (*)
Reporter : Slamet Nofasusanto
Editor : GUSTIA BENNY