Buka konten ini

BATAM KOTA (BP) – PT Air Batam Hilir (ABH) akhirnya angkat bicara terkait keluhan pelanggan mengenai penurunan kualitas air bersih di wilayah Tiban dan sekitarnya. Sejak Sabtu (3/1), warga melaporkan air yang mengalir ke rumah mereka berubah warna dan kualitasnya menurun.
Humas ABH, Ginda Alamsyah, menjelaskan bahwa secara umum penurunan kualitas air itu disebabkan oleh perubahan tekanan pada jaringan distribusi. Perubahan tekanan tersebut muncul akibat fluktuasi kebutuhan atau tingkat pemakaian air pelanggan di wilayah setempat.
“Perubahan tekanan dalam jaringan distribusi mengakibatkan endapan yang sebelumnya mengendap di dalam pipa ikut terbawa aliran air hingga ke pelanggan. Hal inilah yang memengaruhi kualitas air yang diterima,” jelas Ginda.
Atas gangguan layanan ini, ABH menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak. “Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada pelanggan atas gangguan kualitas air ini. Komitmen memberikan pelayanan terbaik tetap menjadi prioritas utama perusahaan,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, ABH menyatakan telah menurunkan tim teknis ke lapangan. Petugas melakukan pembersihan jaringan distribusi, antara lain melalui kegiatan flushing atau pengurasan pipa, untuk menghilangkan endapan sehingga kualitas air dapat kembali normal.
ABH juga mengimbau pelanggan yang masih mengalami gangguan agar segera melapor melalui kanal resmi. Laporan dapat disampaikan melalui Call Center PT Air Batam Hilir di nomor 0778-57-00000 atau dengan mendatangi kantor pelayanan pelanggan terdekat.
“Setiap laporan yang masuk akan segera kami tindak lanjuti oleh petugas di lapangan,” tegasnya. (*)
Reporter : M SYA’BAN
Editor : GALIH ADI SAPUTRO