Buka konten ini

ACEH (BP) – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meresmikan dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar (KBM) pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Peresmian dilakukan dengan memimpin upacara di SMA Negeri 4 Kejuruan Muda, Senin (5/1).
Upacara tersebut menandai kembalinya aktivitas pendidikan di wilayah yang terdampak bencana. Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti menyampaikan apresiasi kepada para guru dan siswa yang menunjukkan semangat gotong royong dalam membersihkan serta menyiapkan sekolah, bersama relawan dari TNI, Polri, dan berbagai unsur masyarakat.
“Semangat itu mudah-mudahan terus dijaga agar kegiatan pembelajaran dapat berjalan sebaik-baiknya,” ujar Mu’ti.
Ia menuturkan, para guru telah mulai mengaktifkan kembali proses belajar mengajar, termasuk melalui pendekatan dialogis sebagai bagian dari layanan psikososial untuk memulihkan kondisi mental dan semangat belajar para siswa.
Menurut Mu’ti, fase pascabencana merupakan momentum untuk bangkit bersama. Ia mengajak seluruh pihak mengesampingkan sikap saling menyalahkan dan fokus pada perbaikan pendidikan bagi anak-anak.
“Sekarang waktunya kita melakukan perbaikan demi pendidikan anak-anak,” katanya.
Pembukaan kembali sekolah ini diharapkan menjadi titik awal pemulihan menyeluruh di Aceh Tamiang, tidak hanya pada aspek infrastruktur pendidikan, tetapi juga pada semangat belajar dan kualitas pembelajaran. Dalam kesempatan tersebut, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah juga menyerahkan santunan kepada ahli waris guru yang terdampak bencana.
“Nilainya mungkin tidak besar, tetapi ini adalah bentuk empati dan kepedulian kami kepada mereka yang tertimpa musibah,” ujar Mu’ti. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO