Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri melaporkan penurunan signifikan angka kecelakaan lalu lintas selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Berdasarkan hasil evaluasi Operasi Lilin 2025, angka kecelakaan secara nasional berhasil ditekan lebih dari 7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho mengatakan, data tersebut menunjukkan tren positif pada periode pergantian tahun ini. Jika pada 2024 jumlah kecelakaan masih mencapai ribuan kasus, maka pada awal 2025 angka tersebut mengalami penurunan.
“Sedangkan tahun 2025 tercatat 3.183 kejadian, sehingga mengalami penurunan 247 kejadian atau kurang lebih 7,20 persen,” ujar Agus kepada wartawan, Sabtu (3/1).
Tidak hanya jumlah kejadian, angka fatalitas atau korban meninggal dunia juga tercatat turun cukup drastis. Pada periode Nataru 2024, korban jiwa mencapai 553 orang, sementara pada Nataru 2025 jumlahnya menurun menjadi 403 orang.
“Sehingga mengalami penurunan 150 orang atau kurang lebih 27,12 persen,” ucap Agus.
Meski angka kecelakaan menurun, mobilitas masyarakat justru tercatat meningkat cukup tinggi. Hal itu terlihat dari volume kendaraan yang melintasi empat gerbang tol utama, yakni Cikampek Utama, Kalihuripan Utama, Ciawi, dan Cikupa, baik untuk arus keluar maupun masuk Jakarta.
Peningkatan volume kendaraan tersebut lebih tinggi dibandingkan lalu lintas rata-rata harian (LHR) normal.
“Dibandingkan dengan periode Operasi Lilin tahun 2024/2025, arus keluar Jakarta mengalami kenaikan, yang mencerminkan meningkatnya pergerakan masyarakat untuk berlibur ke luar wilayah,” kata Agus.
Arus Balik Terkendali
Meski arus keluar Jakarta mengalami lonjakan, Korlantas Polri menilai arus balik dapat dikelola dengan baik. Pengaturan lalu lintas di lapangan dinilai efektif sehingga mampu mencegah terjadinya penumpukan kendaraan secara ekstrem di satu titik dan waktu tertentu.
“Sementara itu, arus masuk Jakarta relatif stabil dengan kecenderungan menurun, menandakan arus balik dapat dikendalikan dengan baik dan tersebar secara merata,” tambah Agus.
Secara keseluruhan, pelaksanaan Operasi Lilin 2025 yang berlangsung sejak 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026 dinyatakan berjalan aman, lancar, dan kondusif. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : RATNA IRTATIK