Buka konten ini

TANJUNGPINANG (BP) – Mustava resmi terpilih sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) periode 2026–2031. Ia ditetapkan secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi (Muprov) V Kadin Kepri yang digelar di Hotel Aston, Tanjungpinang, Sabtu (3/1).
Terpilihnya Mustava tanpa pesaing mencerminkan soliditas dunia usaha di Kepri. Seluruh Kadin kabupaten/kota se-Kepri memberikan dukungan penuh, menandai kuatnya kepercayaan terhadap arah kepemimpinan yang akan ia bawa.
“Intinya Pak Mustava terpilih secara aklamasi. Seluruh peserta Musprov menyepakati dan memberikan dukungan penuh,” ujar pengurus Kadin yang juga panitia Muprov, Niko Nixon Situmorang.
Usai ditetapkan, Mustava menegaskan komitmennya melanjutkan sekaligus memperkuat berbagai program strategis kepengurusan sebelumnya. Ia menilai sinergi antara Kadin Kepri dan pemerintah daerah, baik pemerintah kabupaten/kota, Pemerintah Kota Batam, maupun Badan Pengusahaan (BP) Batam, menjadi kunci menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kolaborasi yang solid menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi Kepri,” kata Mustava.
Ia menyebut kondisi perekonomian Kepri saat ini menunjukkan tren positif, terutama ditopang Batam dan Bintan. Kebangkitan sektor pariwisata di kawasan Lagoi, Kabupaten Bintan, serta berkembangnya kawasan industri dinilai memberi kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Mustava juga menyoroti masuknya sejumlah investor besar, termasuk pengembangan pusat data di Nongsa Digital Park dan Kawasan Industri Ekonomi (KIE) hasil kerja sama Telkom dan Singtel. Menurutnya, peluang investasi tersebut harus terus dikawal agar memberi dampak nyata bagi perekonomian lokal.
Di sektor penerbangan, ia menyinggung pesatnya perkembangan industri Maintenance, Repair and Overhaul (MRO) di Batam, khususnya Batam Aero Technic milik Lion Group yang kini memiliki 29 line dan melayani pesawat dari berbagai negara di Asia Tenggara.
“Ini membuktikan MRO di Batam tidak hanya melayani kebutuhan domestik, tetapi sudah mampu bersaing di tingkat ASEAN,” ujarnya.
Dalam kepemimpinannya, Mustava mengusung visi menjadikan Kadin Kepri sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah yang berdaya saing global. Fokus diarahkan pada penguatan sektor industri, kemaritiman, dan investasi berkelanjutan, serta pemberdayaan UMKM agar terintegrasi ke dalam rantai pasok industri besar hingga pasar ekspor.
Ketua Umum Koordinator Bidang Organisasi, Komunikasi, dan Pemberdayaan Daerah (OKP) Kadin Indonesia, Erwin Aksa, yang hadir dalam Muprov tersebut, menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum Kadin Kepri periode sebelumnya, Ahmad Ma’ruf Maulana, yang telah memimpin selama dua periode atau sekitar 10 tahun.
“Kini estafet dilanjutkan oleh Pak Mustava yang terpilih secara aklamasi. Ini menunjukkan soliditas dan kepercayaan penuh dari seluruh anggota,” kata Erwin.
Mustava menegaskan Kadin Kepri akan menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mengawal kebijakan ekonomi yang berpihak pada dunia usaha, UMKM, dan industri lokal secara transparan serta berkelanjutan.
“Kepri memiliki posisi strategis di segitiga ekonomi Singapura–Malaysia–Indonesia. Potensi ini harus dikelola secara profesional agar memberi manfaat maksimal bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya. (*)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL – ARJUNA
Editor : RATNA IRTATIK