Memasuki era baru JKT48 Fight!, JKT48 membuka awal tahun dengan gebrakan single baru. Melalui kanal YouTube resmi pada 1 Desember 2025, grup idola ini memperkenalkan single ke-27 berjudul Andai Ku Bukan Idola, yang dijadwalkan rilis Februari 2026. Formasi 12 member senbatsu pun langsung memantik perhatian para penggemar.
Dua belas member yang terpilih sebagai senbatsu adalah Jessica Chandra, Marsha Lenathea, Mutiara Azzahra, Kathrina Irene, Michelle Alexandra, Freya Jayawardana, Angelina Christy, Gita Sekar Andarini, Grace Octaviani, Febriola Sinambela, Fiony Alveria, dan Greessella Adhalia. Dari daftar tersebut, Fiony Alveria dipercaya menempati posisi center.
Single Idol Nanka Janakattara, versi AKB48, yang dirilis 27 September 2023, dikenal sebagai karya reflektif yang membahas sisi rapuh seorang idola. Lagu ini mengangkat tema lelahnya ekspektasi, tekanan sorotan publik, dan pertanyaan personal tentang kehidupan di balik panggung. Tema “bagaimana jika aku bukan idola” membuat lagu ini terasa manusiawi, sekaligus dekat dengan perasaan penggemar.
Di versi JKT48, Andai Ku Bukan Idola menjadi single yang sangat dinanti. Sorotan utama tertuju pada Fiony Alveria sebagai center. Penunjukan ini dinilai wajar oleh penggemar, mengingat konsistensi performa, kedewasaan ekspresi, dan peran sentralnya dalam generasi aktif JKT48.
Menjadi center di single ke-27 ini merupakan momen emosional bagi Fiony. Dalam unggahan di akun X, ia menyebut partisipasinya di single yang membuka era baru JKT48 terasa seperti mimpi. Ia menegaskan rasa syukur atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan, serta menyadari tanggung jawab besar untuk terus belajar dan berkembang.
“Aku merasa sangat bersyukur bisa berpartisipasi dalam single ke-27 ini, single yang akan mengawali era baru JKT48. Rasanya masih seperti mimpi mendapatkan posisi ini dalam sebuah single. Berkat dukungan kalian, aku akan menjadi semakin kuat. Saat ini perasaanku campur aduk, tapi aku akan memberikan seluruh energi untuk single ini. Mohon dukungannya selalu,” tulis Fiony.
Momen lain yang tak kalah emosional datang dari Febriola “Olla” Sinambela. Olla terakhir kali tercatat masuk senbatsu pada single Darashinai Ashikata, yang dirilis 24 Februari 2021. Sejak saat itu, ia belum kembali masuk formasi inti hingga pengumuman 1 Desember 2025.
Artinya, Olla menunggu hampir lima tahun untuk kembali berada di senbatsu. Sejak bergabung dengan JKT48 pada 2018, ia menunggu selama tujuh tahun untuk momen ini.
“Terima kasih banyak untuk teman-teman dan kakak-kakak JKT48. Finally, after seven years of trying and waiting, momen ini datang juga. Mohon dukungannya selalu ya, baru day 1 kak, iziiinnnnn,” tulis Olla di akun X-nya.
Single ini juga menandai kehadiran trio generasi 11—Greessella Adhalia, Grace Octaviani, dan Michelle Alexandra—dalam satu senbatsu. Kehadiran mereka memperkuat warna generasi baru di lini depan JKT48 dan menunjukkan keberlanjutan regenerasi grup.
Dengan tema introspektif, kembalinya Olla ke senbatsu, dan Fiony sebagai center, Andai Ku Bukan Idola berpotensi menjadi salah satu rilisan JKT48 yang paling personal dalam beberapa tahun terakhir. Lebih dari sekadar adaptasi lagu AKB48, single ini mencerminkan perjalanan para member JKT48: tentang mimpi, penantian, dan alasan mereka terus bertahan sebagai idola. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : JAMIL QASIM