Buka konten ini
Dengan mendaftarkan diri Anda di Harian Batam Pos, Anda akan mendapatkan akses penuh ke seluruh konten.
TANJUNGPINANG (BP) – Hari pertama masuk kerja masih ditemukan belasan aparatur sipil negara (ASN) yang tidak masuk kerja di lingkuang Pemerintah Kota/Kabupaten di Kepri.
Di Kabupaten Lingga, sebanyak 11 ASN tercatat tidak masuk kerja tanpa keterangan. Sekretaris Daerah Kabupaten Lingga, Armia, mengatakan secara keseluruhan terdapat 21 ASN yang tidak masuk kantor pada hari pertama kerja tersebut. Dari jumlah itu, 11 orang tidak memberikan keterangan apa pun.
“Hari ini yang tidak masuk kantor sebanyak 21 orang, dan 11 orang di antaranya tidak masuk tanpa keterangan,” ujar Armia saat dikonfirmasi Batam Pos, Jumat (2/1).
Armia menjelaskan, untuk hari pertama kerja ini pihaknya masih memberikan toleransi kepada ASN yang tidak hadir, terutama bagi mereka yang telah menyampaikan izin. Namun, ASN yang tidak masuk tanpa keterangan tetap akan dipanggil untuk dimintai penjelasan.
“Senin nanti baru kita lakukan inspeksi mendadak. Hari ini masih kita maklumi karena ada juga yang tidak masuk dan meminta izin. Sedangkan yang tidak hadir tanpa keterangan akan kita panggil untuk dimintai penjelasan sekaligus diberikan pembinaan,” jelasnya.
Ia menegaskan, Pemkab Lingga terus berupaya meningkatkan disiplin ASN agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal.
Mayoritas ASN Pemkab Bintan Masuk
Sementara itu, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bintan mengklaim sebagian besar ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan hadir pada hari pertama kerja.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris BKPSDM Bintan, Dian Molivia, mengatakan hanya sebagian kecil ASN yang tidak masuk kerja. Mereka merupakan pegawai beragama nonmuslim yang masih menjalani cuti Natal.
“Hanya sebagian kecil saja yang tidak masuk kerja, yakni ASN yang beragama nonmuslim karena cuti Natal,” ujar Dian saat dihubungi, Jumat (2/1).
Dian menegaskan tidak ditemukan ASN yang tidak masuk kerja tanpa keterangan. Dari sekitar 5.000 pegawai yang terdiri atas PNS dan PPPK di Bintan, ketidakhadiran hanya disebabkan cuti yang telah diatur.
Ia juga menyampaikan bahwa sebelumnya Bupati Bintan, Roby Kurniawan, telah menerbitkan surat edaran yang menegaskan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) tetap memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Dalam surat edaran tersebut, OPD diminta selektif dalam memberikan cuti tahunan agar pelayanan publik tetap berjalan.
Kehadiran ASN Tanjungpinang Baru 79 Persen
Sementara di Pemko Tanjungpinang, dilaporkan ada ASN tidak masuk kerja tanpa keterangan pada hari pertama kerja Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tanjungpinang mencatat, dari total 5.512 ASN di lingkungan Pemko Tanjungpinang, tingkat kehadiran pada hari pertama kerja baru mencapai sekitar 79 persen.
Kepala BKPSDM Tanjungpinang, Achmad Nur Fatah, menjelaskan bahwa sebagian ASN yang tidak masuk kerja disebabkan cuti dan alasan kesehatan. Tercatat sebanyak 41 ASN sakit dan 55 ASN mengajukan izin.
“Namun, ada tiga orang ASN yang tidak masuk kerja tanpa keterangan,” kata Achmad Nur Fatah.
Ia menegaskan, seluruh ASN yang tidak sedang menjalani cuti seharusnya masuk kerja pada hari pertama tersebut. ASN yang tidak hadir tanpa keterangan akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
“ASN yang bolos akan dikenakan sanksi berupa pemotongan tunjangan kinerja, sesuai Peraturan Wali Kota Tanjungpinang Nomor 2 Tahun 2024,” ujarnya.
Selain itu, jika ketidakhadiran tanpa keterangan berlangsung lebih dari tiga hari, akan diberikan pembinaan hingga teguran berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin ASN.
“Jika lebih dari tiga hari, akan ada unsur pembinaan atau teguran,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Luki Zaiman Prawira, menyampaikan bahwa Jumat (2/1) merupakan hari pertama masuk kerja bagi seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri.
Oleh karena itu, Pemprov Kepri akan melakukan evaluasi terhadap tingkat kehadiran ASN pada hari pertama kerja tersebut.
“Untuk ASN, hari ini sudah masuk kerja. Kita akan evaluasi yang tidak masuk,” ujarnya. (*)
Reporter : VATAWARI / SLAMET NOFASUSANTO /MOHAMAD ISMAIL
Editor : GUSTIA BENNY