Buka konten ini
BINTAN (BP) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, menegaskan pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Bintan harus berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat, dengan tetap mengedepankan efisiensi dan akuntabilitas keuangan.
“RSUD sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan harus memiliki kinerja yang efektif, transparan, dan akuntabel, serta memprioritaskan mutu layanan kepada masyarakat,” ujar Ronny usai rapat evaluasi kinerja BLUD RSUD Bintan, Rabu (31/12).
Ronny menyebutkan, terdapat empat elemen prioritas pembangunan daerah, yakni infrastruktur, kesehatan, pendidikan, dan pelayanan dasar. Dalam hal ini, RSUD Bintan memiliki peran strategis sebagai penyedia layanan kesehatan bagi masyarakat.
Ia menegaskan, pelayanan dan jaminan kesehatan merupakan hak seluruh masyarakat Bintan, baik yang telah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan maupun yang belum.
“RSUD tidak boleh menolak pasien yang datang. Pelayanan kesehatan adalah hak masyarakat yang wajib diberikan,” tegasnya.
Ronny berharap, hasil evaluasi tersebut dapat ditindaklanjuti dengan perbaikan sistem layanan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan koordinasi antarunit kerja di lingkungan RSUD Bintan.
Dengan sinergi antara RSUD dan pemerintah daerah, ia optimistis pelayanan kesehatan di Kabupaten Bintan dapat semakin optimal dan merata.
Sementara itu, Direktur RSUD Bintan, Toni Masruri, menyampaikan rapat evaluasi kinerja tersebut menjadi momentum penting untuk melakukan pembenahan internal, penguatan manajemen, serta peningkatan efisiensi dan efektivitas pelayanan rumah sakit.
Menurutnya, evaluasi menyeluruh ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan program kerja dan pengelolaan BLUD RSUD Bintan ke depan. (*)
Reporter : Slamet Nofasusanto
Editor : gustia benny