Jumat, 13 Februari 2026

Silakan berlangganan untuk bisa membaca keseluruhan berita di Harian Batam Pos.

Baca Juga

Tak Boleh Lagi ”No Viral No Justice”

JAKARTA (BP) – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia atas pelaksanaan tugas Polri sepanjang 2025 yang dinilai masih belum sempurna. Ia juga menegaskan kepada seluruh jajaran agar bekerja lebih responsif dan tidak lagi membiarkan muncul istilah no viral no justice atau hukum baru berjalan setelah kasus viral.

Permohonan maaf tersebut disampaikan Sigit dalam Rilis Akhir Tahun Polri yang digelar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (30/12). Ia mengakui bahwa kinerja kepolisian masih memiliki banyak kekurangan sehingga membutuhkan evaluasi dan pembenahan berkelanjutan.

“Kami menyadari pelaksanaan tugas Polri masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, kepada masyarakat dan bangsa Indonesia, atas nama pimpinan Polri dan keluarga besar Polri, kami menghaturkan permohonan maaf yang setulus-tulusnya,” ujar Sigit.

Sigit menegaskan, Polri akan terus berbenah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ia menekankan komitmen institusinya untuk bekerja secara humanis, profesional, serta memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat, khususnya kelompok rentan.

Menurutnya, seluruh layanan kepolisian harus mudah diakses dan dijalankan secara responsif. Di sisi lain, penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat dan merugikan keuangan negara tetap dilakukan secara tegas.
“Kami akan terus memastikan pelayanan yang humanis dan responsif, serta kemudahan akses terhadap seluruh layanan Polri,” tegasnya.

Kapolri juga mengingatkan seluruh personel agar merespons setiap aduan masyarakat tanpa harus menunggu tekanan publik. Ia tidak ingin lagi mendengar anggapan bahwa keadilan baru ditegakkan setelah suatu kasus viral di media sosial.

“Jangan sampai muncul lagi istilah ”no viral no justice”. Mau viral atau tidak viral, setiap laporan harus direspons. Kita tidak boleh baperan menghadapi kritik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sigit meminta seluruh jajaran Polri untuk lebih peka mendengar suara masyarakat dan tidak lelah melakukan perbaikan internal. Ia berharap langkah tersebut dapat meningkatkan kepercayaan publik sehingga Polri semakin profesional dan dapat diandalkan. (*)

Reporter : JP GROUP
Editor : RATNA IRTATIK