Buka konten ini
ANAMBAS (BP) – Arus mudik dan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) dari Kabupaten Kepulauan Anambas menuju Kijang, Kabupaten Bintan, terpantau ramai. Ribuan warga Anambas memanfaatkan layanan kapal milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) untuk bepergian ke luar daerah.
Selama periode Nataru, Pelni mencatat telah mengangkut sebanyak 2.855 penumpang dari Anambas menuju Kijang. Mayoritas penumpang melakukan perjalanan untuk merayakan libur Natal dan Tahun Baru bersama keluarga maupun berwisata.
Ribuan warga tersebut diberangkatkan menggunakan dua kapal Pelni, yakni KM Bukit Raya dan KM Kelimutu. Kedua kapal melayani rute Anambas–Kijang dengan total tiga kali perjalanan.
Kepala Cabang Pelni Tanjungpinang Putra Kencana mengatakan, lonjakan jumlah penumpang sudah terlihat sejak pertengahan Desember, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk bepergian menjelang libur akhir tahun.
“Ada tiga trip kapal dari Anambas ke Kijang, masing-masing pada 16, 26, dan 27 Desember,” ujar Putra Kencana saat dikonfirmasi, Selasa (30/12).
Ia merinci, pada 16 Desember KM Bukit Raya tiba di Kijang dengan membawa 1.213 penumpang. Jumlah tersebut menjadi awal meningkatnya arus perjalanan warga Anambas ke luar daerah.
Selanjutnya, pada 26 Desember KM Bukit Raya kembali melayani rute yang sama dengan mengangkut 1.022 penumpang. Sementara KM Kelimutu pada 27 Desember membawa 620 penumpang dari Anambas ke Kijang.
“Dari tiga kali perjalanan itu, total penumpang yang kami layani mencapai 2.855 orang. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat Anambas untuk bepergian saat Nataru sangat tinggi,” kata Putra.
Ia menyebut ramainya penumpang juga dipengaruhi kebijakan diskon tarif yang diberikan Pelni selama periode Nataru. Pelni memberikan potongan harga tiket sebesar 20 persen bagi para penumpang.
Dengan diskon tersebut, harga tiket kapal dari Anambas ke Kijang yang semula Rp215 ribu menjadi Rp172 ribu. Tarif ini dinilai cukup terjangkau bagi masyarakat.
“Dengan tarif yang lebih murah, masyarakat punya lebih banyak pilihan untuk berangkat, dan ini terbukti dari tingginya jumlah penumpang yang kami angkut,” ujarnya.
Putra juga membandingkan tarif Pelni dengan moda transportasi laut lainnya. Menurutnya, harga tiket Pelni jauh lebih ekonomis dibandingkan kapal feri yang tarifnya bisa mencapai Rp550 ribu.
“Kami berkomitmen memberikan layanan yang aman, nyaman, dan terjangkau, terutama pada momen besar seperti Nataru, agar mobilitas masyarakat tetap lancar,” tutup Putra Kencana. (*)
Reporter : IHSAN IMADUDDIN
Editor : GUSTIA BENNY