Buka konten ini
Dengan mendaftarkan diri Anda di Harian Batam Pos, Anda akan mendapatkan akses penuh ke seluruh konten.
Kapolresta Barelang, Kombes Anggoro Wicaksono melakukan pengecekan Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan Natal dan Tahun Baru 2026, Minggu (28/12). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan dan evaluasi langsung pelaksanaan Operasi Lilin Seligi 2025 di wilayah hukum Polresta Barelang.
Anggoro mengatakan, pengecekan tersebut bertujuan memastikan kesiapsiagaan personel, kelengkapan sarana dan prasarana, serta optimalisasi pelayanan kepolisian kepada masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru.
“Seluruh jajaran Polresta Barelang telah disiagakan secara maksimal untuk menjamin rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kota Batam,” ujarnya.
Pengecekan dilakukan di Pos Pam Nagoya Hill, Lubukbaja dan Pos Pam Simpang Gelael, Batam Center. Kegiatan ini turut dihadiri pejabat Polda Kepri serta para kapolsek selaku penanggung jawab wilayah pengamanan.
Menurut Anggoro, pengamanan Nataru dilakukan secara terpadu dengan mengedepankan pendekatan humanis serta respons cepat terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Pengamanan dilakukan secara terpadu, mengedepankan pendekatan humanis, serta kesiapan merespons cepat setiap potensi gangguan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Anggoro juga memberikan arahan langsung kepada personel agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi nilai satya haprabu, serta menghindari segala bentuk pelanggaran.
Ia juga menginstruksikan personel untuk rutin melakukan patroli di lokasi-lokasi keramaian dan segera melakukan penguraian arus lalu lintas di titik-titik rawan kemacetan. “Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tanpa menyakiti hati warga,” tegasnya.
Selain pusat keramaian, pengamanan juga difokuskan di kawasan wisata. Personel memberikan penyuluhan dan imbauan kamtibmas kepada pengunjung maupun pengelola objek wisata agar tetap waspada, menjaga keselamatan pribadi dan keluarga, serta mematuhi aturan yang berlaku.
“Polresta Barelang berkomitmen terus meningkatkan pengamanan selama Operasi Lilin Seligi 2025, khususnya di wilayah yang menjadi pusat aktivitas masyarakat,” tutupnya.
Kapolresta juga menegaskan komitmennya menekan angka kriminalitas di Kota Batam. Ia menginstruksikan seluruh jajaran untuk menindak tegas setiap bentuk kejahatan. Hal itu disampaikan Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Debby Tri Andrestian.
“Penekanan Bapak Kapolresta Barelang adalah menindak tegas seluruh tindakan kriminal yang terjadi di Kota Batam,” ujarnya, Minggu (28/12).
Debby menyebutkan, instruksi tersebut telah disampaikan kepada seluruh personel. Karena itu, aparat diminta bergerak cepat menindaklanjuti setiap laporan dan aduan masyarakat.
“Kami dari Reskrim akan menindaklanjuti penekanan dari Kapolresta ini secara serius,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat tetap waspada dan turut menjaga kamtibmas menjelang pergantian tahun. Menurutnya, pelaku kejahatan kerap memanfaatkan momentum libur panjang untuk beraksi. “Apalagi dalam momen Natal dan Tahun Baru, masyarakat diharapkan meningkatkan kewaspadaan,” ujarnya.
Debby meminta masyarakat segera melaporkan jika menemukan indikasi atau kecurigaan adanya tindak kriminal di lingkungan sekitar, agar pihak kepolisian dapat segera mengambil tindakan.
“Para pelaku kejahatan kami peringatkan agar berpikir dua kali sebelum beraksi,” tutupnya.
Dirikan Posko BANSAR di Pantai Padat Pengunjung
Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kepri meningkatkan pengamanan dan pelayanan keselamatan di wilayah pesisir dengan mendirikan Posko Bantuan SAR (BANSAR). Posko tersebut didirikan di Pantai Melayu dan Pantai Tanjung Pinggir yang ramai dikunjungi wisatawan.
Pendirian posko ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Operasi Lilin Seligi 2025, khususnya dalam mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat di kawasan pantai dan objek wisata bahari selama libur Natal dan Tahun Baru.
Direktur Polairud Polda Kepri, Kombes Ade Mulyana mengatakan, pengamanan perairan menjadi prioritas karena meningkatnya mobilitas masyarakat di lokasi wisata.
“Di laut kami juga melaksanakan patroli. Ada beberapa titik yang kami siapkan, khususnya di kawasan wisata yang padat pengunjung,” ujarnya.
Menurut Ade, Posko BANSAR difungsikan sebagai titik siaga terpadu untuk memantau aktivitas wisata bahari, pergerakan transportasi laut skala kecil, serta potensi kerawanan di perairan Nongsa dan sekitarnya.
Ditpolairud Polda Kepri mengerahkan sekitar 35 unit sarana laut, termasuk kapal patroli dan perahu karet, yang disiagakan di sejumlah wilayah perairan Kepri, seperti Batam, Karimun, dan sekitarnya.
“Untuk lokasi wisata, kami siapkan kapal dan perahu karet yang siaga, baik untuk pelayanan maupun antisipasi kondisi darurat,” katanya.
Pengamanan perairan juga dilakukan secara terpadu bersama instansi terkait, seperti KSOP, Basarnas, dan unsur TNI AL, guna memastikan respons cepat terhadap perubahan cuaca maupun kecelakaan laut.
“Kami juga mengantisipasi masyarakat yang terlalu ke tengah saat beraktivitas di laut. Karena itu, patroli dan imbauan keselamatan terus dilakukan,” ujarnya.
Selain sebagai pos pengamanan, Posko BANSAR juga berfungsi sebagai pusat pelayanan publik. Masyarakat dan wisatawan dapat melaporkan kondisi darurat, memperoleh informasi keselamatan pelayaran, serta mendapatkan bantuan SAR yang disiagakan selama 24 jam.
Dengan kesiapsiagaan personel dan sarana yang ada, Ditpolairud Polda Kepri berkomitmen menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. (***)
Reporter : YOFI YUHENDRI
Yashinta
Editor : Ratna Irtatik