Buka konten ini
Harga ayam potong segar di sejumlah pasar tradisional di Batam merangkak naik dan kini menembus Rp47 ribu per kilogram. Kenaikan signifikan dalam empat hari terakhir ini menjadi sorotan masyarakat, terlebih menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Sebelumnya, harga ayam potong masih berada di kisaran Rp42 ribu hingga Rp44 ribu per kilogram. Lonjakan harga tersebut terpantau di beberapa pasar, antara lain Pasar Botania
dan Pasar Summerland.
Indra, pedagang ayam potong di Pasar Botania, mengungkapkan bahwa kenaikan harga sejatinya sudah terasa sejak sepekan terakhir. Namun, puncak kenaikan baru benar-benar terjadi dalam empat hari belakangan.
“Seminggu lalu masih di kisaran Rp42 ribu sampai Rp44 ribu per kilogram. Empat hari ini naik lagi jadi Rp47 ribu,” ujar Indra, Minggu (28/12).
Ia menuturkan, kenaikan harga dipicu keterbatasan stok ayam potong di pasaran. Kondisi ini diduga berkaitan dengan libur panjang Nataru yang berdampak pada distribusi pasokan.
“Permintaan tinggi, sementara stok terbatas. Akhirnya harga ikut naik,” ucapnya.
Indra menyebut, selama ini pasokan ayam potong di Batam banyak didatangkan dari Medan dan Jambi. Namun, dalam beberapa hari terakhir, pedagang lebih banyak mengandalkan pasokan dari Tanjungpinang.
“Sekarang ayam yang kami jual berasal dari Tanjungpinang. Pasokan dari luar daerah tidak sebanyak biasanya,” katanya.
Kendati harga naik, daya beli masyarakat disebut masih stabil. Aktivitas jual beli di pasar tetap ramai, terutama untuk kebutuhan rumah tangga.
“Namanya kebutuhan, mau mahal atau tidak tetap dibeli,” ujarnya. Indra memperkirakan harga ayam potong masih berpotensi naik menjelang puncak libur Nataru seiring meningkatnya permintaan masyarakat.
“Kemungkinan bisa naik lagi karena permintaan memang tinggi jelang akhir tahun,” tuturnya.
Pantauan di Pasar Summerland menunjukkan harga ayam potong segar berada pada kisaran Rp45 ribu per kilogram. Harga tersebut juga mengalami kenaikan dibandingkan beberapa hari sebelumnya.
Adi, pedagang ayam potong di pasar tersebut, menilai kenaikan harga menjelang akhir tahun merupakan hal yang lazim terjadi.
“Kalau sudah mendekati Tahun Baru, harga ayam memang cenderung naik. Ini sudah sering terjadi,” ujar Adi.
Ia menambahkan, meningkatnya permintaan masyarakat menjadi faktor utama pendorong kenaikan harga, selain pasokan yang tidak selalu stabil.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Batam, Mardanis, belum berhasil dikonfirmasi terkait kondisi tersebut. (***)
Reporter : Yashinta
Editor : GALIH ADI SAPUTRO