Buka konten ini
TANJUNGPINANG (BP) – Event lari malam bertajuk BTN Kepri Moonrun 2025 yang digelar di Tanjungpinang, Sabtu (27/12) malam, berlangsung lancar dan menuai kesuksesan.
Tingginya antusiasme peserta membuat Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) menyiapkan langkah lanjutan untuk mengembangkan ajang tersebut menjadi agenda tahunan, bahkan berkelas internasional.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad memastikan Moonrun tidak berhenti sebagai event perdana semata. Menurutnya, partisipasi masyarakat yang sangat tinggi menjadi modal utama untuk menjadikan Moonrun sebagai magnet baru sport tourism di Kepulauan Riau.
“Melihat semangat dan partisipasi masyarakat yang begitu tinggi, tentu sangat memungkinkan Moonrun ini kita jadikan event tahunan,” tegas Ansar.
Lebih lanjut, Ansar menargetkan Moonrun dapat berkembang menjadi ajang lari internasional yang mampu menarik minat pelari dan wisatawan mancanegara, khususnya ke Tanjungpinang.
“Ke depan, kami ingin event ini melibatkan pelari dari luar negeri, sehingga Kepri semakin dikenal sebagai destinasi sport tourism,” katanya.
Ansar juga optimistis pengembangan event pariwisata berbasis olahraga akan berdampak langsung terhadap peningkatan kunjungan wisatawan. Ia menargetkan jumlah wisatawan mancanegara yang masuk ke Kepri dapat menembus dua juta kunjungan hingga akhir Desember.
“Kami optimistis sampai 31 Desember jumlah kunjungan wisman bisa mencapai dua juta,” sebutnya.
Sementara itu, Komisaris Independen BTN Pietra Machreza Paloh mengapresiasi kolaborasi antara BTN dan Pemprov Kepri dalam menyukseskan BTN Kepri Moonrun 2025. Ia menilai kehadiran 3.366 peserta menjadi bukti kuat bahwa event ini memiliki daya tarik besar di tengah masyarakat.
“Jumlah peserta yang mencapai ribuan menunjukkan event ini sangat diminati dan punya potensi besar untuk terus dikembangkan,” ujarnya.
Kesuksesan BTN Kepri Moonrun 2025 dinilai menjadi pintu masuk bagi Tanjungpinang dan Kepulauan Riau untuk bersaing sebagai destinasi sport tourism, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional.
“Event seperti ini sangat potensial dan layak dijadikan agenda rutin untuk memperkenalkan Kepri, khususnya Tanjungpinang, kepada wisatawan yang lebih luas,” tutup Pietra. (*)
Reporter : VATAWARI
Editor : GUSTIA BENNY