Buka konten ini

PROSES renovasi rumah kerap menjadi pengalaman yang melelahkan bagi pemilik hunian. Aktivitas bongkar-pasang membuat perabotan berantakan, debu beterbangan, dan suasana rumah terasa kusam. Kondisi ini sering kali memicu rasa tidak nyaman hingga stres selama pengerjaan berlangsung.
Agar renovasi berjalan lebih tertata dan minim gangguan, pemilik rumah perlu mempertimbangkan sejumlah hal sejak awal. Bukan hanya soal anggaran, detail kecil dan aspek pendukung lainnya juga penting diperhitungkan sebelum memulai renovasi.
Dikutip dari Fresh Home melalui JawaPos.com, berikut sejumlah tips praktis agar renovasi rumah idaman tetap nyaman dan tidak ribet.
1. Perencanaan Anggaran
Biaya renovasi sering menjadi persoalan utama. Diskusikan rencana anggaran bersama pasangan sejak awal dan sebisa mungkin hindari pinjaman. Selain itu, siapkan dana cadangan karena pengeluaran tak terduga kerap muncul di tengah proses renovasi.
2. Tentukan Desain Sejak Awal
Kurangnya kejelasan desain dapat memicu stres, terutama ketika hasil pekerjaan tidak sesuai ekspektasi. Oleh karena itu, tetapkan konsep dan detail desain sejak awal agar proses pengerjaan lebih terarah.
3. Pisahkan dan Amankan Barang
Renovasi umumnya memakan waktu dan biaya. Untuk menghindari kerusakan, sebaiknya pisahkan perabot dan barang-barang penting ke area yang aman dan tidak terdampak langsung oleh aktivitas renovasi.
4. Manfaatkan Waktu Libur
Jika memiliki waktu cuti atau liburan, gunakan momen tersebut untuk melakukan renovasi. Dengan begitu, pemilik rumah dapat lebih fokus mengawasi proses tanpa terganggu rutinitas harian.
5. Bangun Kerja Sama Keluarga
Renovasi juga bisa menjadi sarana mempererat hubungan keluarga. Melibatkan pasangan dan anak-anak dalam kerja sama akan membantu menciptakan suasana yang lebih positif dan harmonis.
6. Pertimbangkan Mengungsi Sementara
Tinggal di rumah yang sedang direnovasi dapat memicu stres. Jika memungkinkan secara finansial, mengungsi sementara ke rumah kerabat, kontrakan, atau hotel bisa menjadi solusi hingga renovasi rampung.
7. Jaga Rutinitas Tetap Berjalan
Jangan sampai renovasi menyita seluruh energi dan pikiran. Tetap fokus pada rutinitas penting, seperti pendidikan anak dan aktivitas rumah tangga, agar keseharian tetap seimbang.
8. Bersikap Fleksibel
Renovasi jarang berjalan sempurna. Kendala material dan kekurangan hasil kerap muncul. Sikap fleksibel dan penerimaan akan hasil akhir dapat membantu mengurangi tekanan, terutama jika sejak awal sudah memilih material terbaik. (*)
Reporter : JP Group
Editor : PUTUT ARIYO