Buka konten ini

SEKUPANG (BP) – Perubahan cuaca yang tidak menentu atau masa pancaroba dalam beberapa pekan terakhir mulai berdampak pada kondisi kesehatan masyarakat Kota Batam.
Panas terik pada siang hari yang kerap disusul hujan tiba-tiba membuat banyak warga mengeluhkan gangguan kesehatan, mulai dari flu, batuk, hingga demam yang disertai nyeri pada persendian dan tulang.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan keluhan kesehatan tersebut lazim terjadi saat memasuki masa peralihan musim. Perubahan suhu yang ekstrem, kata dia, dapat menurunkan daya tahan tubuh sehingga masyarakat menjadi lebih rentan terserang penyakit.
“Dalam kondisi cuaca seperti sekarang, cukup banyak masyarakat yang datang ke fasilitas kesehatan dengan keluhan flu, batuk, demam, dan pegal-pegal.
Namun kami mengimbau masyarakat untuk tidak panik, cukup tetap waspada dan menjaga kesehatan,” ujar Didi, Selasa (23/12).
Didi menekankan, menjaga imunitas tubuh menjadi langkah utama untuk menghadapi perubahan cuaca. Penerapan pola hidup sehat dinilai menjadi kunci agar tubuh tetap kuat dan tidak mudah sakit.
“Masyarakat perlu memastikan waktu istirahat yang cukup, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, memperbanyak minum air putih, serta tetap aktif bergerak atau melakukan olahraga ringan secara rutin,” jelasnya.
Selain menjaga daya tahan tubuh, ia juga mengingatkan pentingnya kebersihan diri dan lingkungan. Kebiasaan sederhana seperti rutin mencuci tangan dengan sabun, menjaga kebersihan rumah, serta menggunakan masker saat mengalami flu atau berada di tempat keramaian dinilai efektif mencegah penularan penyakit.
“Kalau sedang flu atau batuk, sebaiknya gunakan masker agar tidak menularkan ke orang lain. Ini langkah kecil, tetapi sangat membantu,” katanya.
Ia mengimbau masyarakat agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami demam tinggi yang tidak kunjung turun, disertai nyeri hebat pada tubuh, atau keluhan kesehatan yang berlangsung lebih dari tiga hari.
“Jangan menunda berobat. Pemeriksaan dini sangat penting agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat,” tegas Didi.
Dinas Kesehatan Kota Batam, lanjutnya, bersama seluruh puskesmas dan rumah sakit di Batam terus memantau perkembangan situasi kesehatan masyarakat selama masa pancaro-ba. Seluruh fasilitas layanan kesehatan dipastikan siap melayani masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan maupun pengobatan.
“Kami mengajak masyarakat untuk tetap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat di tengah cuaca yang tidak menentu ini, agar aktivitas sehari-hari tetap berjalan aman dan produktif,” pungkasnya. (*)
Reporter : RENGGA YULIANDRA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO