Buka konten ini
BATAM (BP) – Kota Batam tetap menjadi destinasi favorit wisatawan mancanegara (wisman). Letaknya yang strategis serta dekat dengan Singapura dan Malaysia menjadi daya tarik utama bagi turis untuk berkunjung.
Selain lokasi, Batam juga dikenal memiliki fasilitas memadai, mulai dari hotel, pusat perbelanjaan, lapangan golf, hingga wisata kuliner yang beragam. Hal ini membuat wisatawan asing tetap tertarik datang.
Meski demikian, Batam dinilai masih kurang berinovasi dalam menghadirkan daya tarik wisata baru. Kondisi ini berpotensi membuat wisman bosan, terutama bagi yang sudah beberapa kali berkunjung.
Penilaian itu disampaikan Tour Guide Inco Travel Batam, Liston, saat ditemui di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center, Senin (22/12). Menurutnya, Batam membutuhkan terobosan besar agar dapat bersaing dengan destinasi wisata lain di kawasan Asia.
“Seharusnya ada wahana besar seperti Disneyland. Saat ini, wisata hanya berkutat pada kuliner dan sport tourism seperti golf. Kalau tidak ada inovasi, Batam ya gitu-gitu saja,” kata Liston.
Mayoritas wisatawan yang dibawanya berasal dari Korea Selatan. Mereka biasanya fokus bermain golf, baru kemudian menikmati kuliner dan berkeliling Batam, termasuk Jembatan Barelang.
Karakter wisatawan berbeda-beda, tergantung negara asal. Wisatawan dari Singapura dan Malaysia, misalnya, lebih menyukai belanja dan wahana rekreasi keluarga. “Mereka biasanya ke mal, belanja, atau mengunjungi tempat wisata seperti kebun binatang,” tambah Liston.
Seorang wisatawan asal Malaysia, Danish, mengaku baru pertama kali mengunjungi Batam.
Baginya, Batam merupakan kota modern dengan budaya yang hampir mirip dengan Malaysia.
“Saya tahu Batam dari media sosial, lalu mencoba trip mandiri. Orang-orangnya ramah, dan harga makanannya terjangkau,” kata Danish.
Selama di Batam, ia berencana membeli oleh-oleh khas dan mengunjungi beberapa ikon wisata, termasuk mencicipi kue lapis dan pergi ke Barelang. (*)
Reporter : ARJUNA
Editor : RATNA IRTATIK