Buka konten ini

SAGULUNG (BP) – Kebakaran disertai ledakan terjadi di kawasan PT Maxpower Indonesia, Tembesi, Kecamatan Sagulung, Sabtu (20/12) sore, sekitar pukul 16.15 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun api sempat membesar dan memunculkan kepulan asap hitam pekat.
Rizki, warga Tembesi, mengatakan sebelum api terlihat membesar, ia sempat mendengar beberapa kali suara ledakan dari dalam kawasan perusahaan.

Sejumlah karyawan terlihat berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri.
“Ada beberapa kali ledakan, setelah itu baru muncul api dan asap tebal,” ujar Rizki.
Ia menjelaskan, api diduga berasal dari trafo atau panel listrik yang berada di dekat pintu masuk kawasan perusahaan. Dua unit mobil pemadam kebakaran kemudian dikerahkan ke lokasi kejadian.
“Apinya terlihat dari trafo di dekat pintu masuk. Proses pemadaman cukup lama, sekitar dua jam,” katanya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Aris membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Ia mengatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran di perusahaan penyuplai listrik ke PLN Batam tersebut.
“Diduga panel trafo meledak, namun untuk penyebab pastinya masih dalam penyelidikan,” ujarnya.
Aris menambahkan, kebakaran terjadi saat jam istirahat kerja sehingga seluruh pekerja berhasil menyelamatkan diri.
“Tidak ada korban jiwa. Hingga saat ini kami telah meminta keterangan dari tiga orang saksi, masing-masing dari pihak perusahaan dan petugas keamanan,” pungkasnya.
Di hari yang sama, si jago merah juga mengamuk di Perumahan Puri Legenda, Batam Kota, Sabtu (20/12) sore. Kebakaran hebat yang diduga berasal dari gudang penampungan selang di lahan kosong tersebut menghanguskan satu rumah dan berdampak pada dua rumah lainnya. Meski tidak menelan korban jiwa, api yang cepat membesar sempat memicu kepanikan warga satu perumahan.
Insiden di kawasan permukiman itu memperlihatkan kerentanan lingkungan padat hunian terhadap sumber api yang berasal dari bangunan penunjang atau gudang nonpermanen di sekitar rumah warga. Sementara itu, kebakaran di PT Maxpower Indonesia yang disertai ledakan panel trafo menegaskan bahwa risiko kebakaran juga tinggi di kawasan industri dan fasilitas kelistrikan, terutama jika berkaitan dengan instalasi listrik bertegangan tinggi. (*)
Reporter : YOFI YUHENDRI
Editor : RATNA IRTATIK