Buka konten ini
PARIS (BP) – Federasi Otomotif Internasional (FIA) resmi merilis daftar peserta Formula 1 musim 2026. Dalam daftar itu, tertera nama tim dengan sasis, mesin dan nama perusahaan, serta nama pembalap dan nomor yang mereka gunakan musim depan.
Juara bertahan Lando Norris meninggalkan nomor khasnya, 4. Dia berganti memakai nomor 1. Dengan begitu, pembalap McLaren tersebut menjalankan tradisi yang diberikan kepada para pemegang juara dunia.
Sementara itu Max Verstappen tidak kembali ke nomor lamanya, 33, yang terakhir dia gunakan pada musim 2021. Pembalap Red Bull tersebut justru memilih nomor 3. Nomor 3 sebelumnya dipakai Daniel Ricciardo sebelum hengkang dari Formula 1.
“Angka favoritku, selain angka 1, selalu 3. Sekarang kami bisa bertukar (nomor), jadi saya pilih 3,” kata Verstappen kepada Viaplay. “Selain Norris dan juga Verstappen, satu nomor baru juga akan digunakan pembalap debutan Racing Bulls, Arvid Lindblad. Driver pengganti Isack Hadjar yang promosi ke tim utama Red Bull itu akan menggunakan nomor 41.
Rumor Celah Regulasi 2026
Musim 2026 memang belum dimulai. Tapi dinamika di luar lintasan sudah memanas. Seperti dilaporkan Motorsport-Magazin, sejumlah pabrikan tengah mengajukan keberatan kepada FIA terkait dugaan pemanfaatan celah regulasi mesin oleh Mercedes dan Red Bull Powertrains.
Isu tersebut berkaitan dengan regulasi F1 2026, yang menurunkan batas rasio kompresi mesin dari 18:1 menjadi 16:1. Masalahnya, cara FIA mengecek aturan ini dilakukan saat mesin dingin dan tidak berjalan. Sementara, saat mobil benar-benar balapan, mesin bekerja dalam kondisi sangat panas. Ini membuat komponen logam akan memuai.
Meski terlihat legal, tapi kondisi itu berpotensi membuat rasio kompresi meningkat ketika mesin berjalan. Secara teoritis, itu bisa menghasilkan tambahan tenaga hingga sekitar 15 horsepower atau setara dengan keuntungan sekitar 0,3 detik per lap.
FIA kemudian menyebut jika mereka membuka peluang untuk peninjauan lebih lanjut.
“Jika perlu, penyesuaian terhadap peraturan atau prosedur pengukuran dapat dipertimbangkan untuk masa mendatang.” kata juru bicara FIA kepada The Race. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO