Buka konten ini

RIYADH (BP) – SSC Napoli dihadapkan pada badai cedera sehingga allenatore Antonio Conte minim rotasi di paro pertama musim ini. Kekalahan beruntun, masing-masing 0-2 oleh SL Benfica di Liga Champions (11/12) dan 0-1 oleh Udinese di Serie A (14/12) tak lepas dari permasalahan itu. Kemarin (19/12), Napoli bisa memutus tren negatif itu dengan menang meyakinkan 2-0 atas AC Milan dalam semifinal Supercoppa Italiana di King Saud University Stadium (Al-Awwal Park), Riyadh.
Lebih menggembirakan lagi, bomber Napoli Romelu Lukaku sudah kembali duduk di bangku cadangan. Meski belum sepenuhnya pulih dari cedera sehingga tidak dimainkan, tapi momen pertama Lukaku berada di bench musim ini memberi dampak positif bagi tim.
Kehadiran Lukaku disambut suka cita. Winger David Neres langsung berlari ke pinggir lapangan dan memeluk Big Rom – julukan Lukaku – setelah mencetak gol pembuka pada menit ke-39. Rasmus Hojlund, pencetak gol kedua Napoli menit ke-63, juga melakukan hal yang sama. Dia memeluk Lukaku, pemain yang posisinya dia gantikan sejak awal musim.
”Aku dan Rom punya hubungan yang sangat baik. Dia sering memelukku. Jadi, aku melakukan hal yang sama,” kata Hojlund kepada Sportmediaset. ”Aku sudah berkali-kali mengatakan bahwa aku berharap dia bisa kembali karena tim kami membutuhkan sebanyak mungkin pemain top,” imbuh striker pinjaman dari Manchester United.
Conte juga menyebut, pengalaman dan peran Lukaku di ruang ganti sangat krusial. Terutama di tengah banyaknya pemain yang masih cedera. ”Bagi kami, dia adalah pemain dengan pengalaman internasional, karier yang signifikan, dan peran penting di ruang ganti. Keberadaannya di bangku cadangan hari ini (kemarin) sangat penting,” tutur Conte yang sukses revans kepada allenatore AC Milan Massimiliano Allegri atau dalam kekalahan 1-2 di Serie A (30/9). (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO