Buka konten ini

BATAM (BP) – Pusat perbelanjaan K Square Mall Batam resmi dibuka untuk umum, Jumat (19/12). Grand opening mal yang sebelumnya dikenal sebagai Kepri Mall itu dihadiri Wali Kota Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra.
Peresmian berlangsung meriah di atrium utama dengan sorotan lampu LED dan antusiasme ribuan pengunjung. Beragam acara hiburan, bazar, serta diskon khusus disuguhkan untuk memanjakan masyarakat yang memadati area mal sejak pagi.
Sejumlah bazar turut memeriahkan pembukaan, di antaranya Batam Sunday Market yang menghadirkan aneka produk fesyen, kuliner, serta produk UMKM lokal. Bazar kuliner menjadi salah satu magnet utama pengunjung.

K Square Mall menghadirkan berbagai merek nasional dan internasional, seperti Crocs, Adidas, Samsung, Blibli, Sport Station, Mumuso, Oh! Some, Payless, hingga sejumlah brand ternama lainnya. Dari sisi hiburan keluarga, tersedia Kidzilla, Funworld, Funworld Adventure, serta bioskop Cinépolis.
Deretan tenant kuliner juga melengkapi pengalaman berbelanja, mulai dari Renuin, JCO, Mako, Raa Cha, Marugame Udon, Croco by Monsieur Spoon, Pepper Lunch, Starbucks, Kimukatsu, hingga berbagai pilihan lainnya.
Bagi keluarga yang ingin berbelanja kebutuhan, terdapat juga GOGO Swalayan di pusat perbelanjaan ini.
Salah satu keunikan K Square Mall adalah amphitheater berkonsep sentuhan hijau, yang memungkinkan pengunjung bersantai sambil menikmati suasana ruang terbuka di dalam mal.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menyampaikan apresiasinya atas kehadiran K Square Mall yang dinilai membawa nuansa baru dan memperkuat posisi Batam sebagai kota perdagangan dan jasa bertaraf internasional.
“Dengan penuh rasa bangga, kami yakin K Square mampu menghadirkan nuansa baru dan membuat Batam semakin dekat dengan negara serumpun, baik dari sisi pelayanan mal maupun produk yang berkelas internasional,” ujar Amsakar.
Ia menilai kehadiran berbagai merek internasional akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara dan berdampak langsung pada perputaran ekonomi Batam.
Amsakar juga menyebut Batam memiliki modal kuat untuk terus tumbuh. Sepanjang 2024, Batam mencatat kunjungan sekitar 1,3 juta wisatawan mancanegara dan 2,3 juta wisatawan domestik.
“Mereka membutuhkan ruang berbelanja yang memanjakan, variatif, dan berbeda dari yang konvensional. Mudah-mudahan K Square bisa menyajikan nuansa baru itu,” katanya.
Ia memastikan infrastruktur di kawasan sekitar mal telah dibenahi, termasuk persoalan banjir. K Square Mall juga terintegrasi dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti hotel, bioskop, dan layanan shuttle bus.
“Ekosistem ekonominya terintegrasi. Saya percaya K Square akan menjadi magnet baru, menyerap tenaga kerja, mengurangi pengangguran, dan menggerakkan roda ekonomi Batam,” ujarnya.
Sementara itu, Center Director K Square Mall Batam, Muhammad Setriawan, mengatakan K Square tidak hanya dibangun sebagai pusat perbelanjaan, tetapi sebagai ekosistem ekonomi terpadu.
“Kami berharap kehadiran K Square dapat menyerap tenaga kerja di Kepulauan Riau, khususnya Batam, serta menjadi destinasi berbelanja, berwisata, dan bersantai bersama keluarga,” ujarnya.
Berlokasi di Jalan Sudirman, Sukajadi, K Square Mall dikelola Retail First Indonesia dan dirancang arsitek McKinley. Mal ini memiliki luas lantai bruto 49.684 meter persegi dengan net leasable area sekitar 30.000 meter persegi yang menampung sekitar 150 tenant.
K Square Mall terintegrasi dengan Swiss-Belhotel Batam dan Swiss-Bel Express Batam, serta dilengkapi layanan shuttle bus gratis dari Harbour Bay. Dengan target kunjungan harian 27.000–30.000 orang pada hari kerja, K Square Mall digadang-gadang menjadi ikon baru gaya hidup urban sekaligus motor penggerak ekonomi ritel Batam dan Kepulauan Riau. (*)
Reporter : JULIANA BELENCE – AZIS MAULANA
Editor : RATNA IRTATIK