Buka konten ini

LUBUKBAJA (BP) – Kasus kematian seorang wanita muda bernama Bela yang ditemukan tewas di kamar indekos Blok VI, Kelurahan Batu Selicin, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, mulai terungkap. Polisi memastikan korban meninggal dunia akibat dugaan pembunuhan yang dilakukan oleh kekasihnya sendiri.
Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin mengungkapkan, berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban diduga meninggal pada 16 Desember 2025. Saat itu, korban berada berdua dengan pelaku di kamar indekos yang mereka tempati bersama.
“Dari hasil pemeriksaan sementara, korban diduga kuat menjadi korban pembunuhan. Pelaku adalah pacar korban yang tinggal satu kamar,” ujar Zaenal, Jumat (19/12).
Kasus tersebut baru terungkap dua hari kemudian, pada 18 Desember 2025. Kecurigaan bermula ketika rekan kerja korban merasa heran karena Bela tidak masuk kerja dan tidak dapat dihubungi. Rekan korban kemudian mendatangi kamar kos untuk memastikan kondisinya.
Sesampainya di lokasi, pintu kamar kos diketuk namun tidak ada respons. Setelah berhasil masuk, korban ditemukan terbaring di atas tempat tidur dalam kondisi tertutup selimut dan sudah tidak bernyawa.
“Kami menemukan korban dengan kondisi leher terlilit pakaian serta terdapat darah berceceran di dalam kamar. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat dicekik,” jelas Kapolresta.
Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi mengamankan pelaku berinisial P. Pelaku ditangkap di kawasan Nagoya, tempat tinggalnya, hanya beberapa jam setelah jenazah korban ditemukan dan dievakuasi oleh petugas.
Zaenal menyebutkan, pelaku telah mengakui perbuatannya telah menghilangkan nyawa kekasihnya.
Dari keterangan awal, peristiwa tragis itu dipicu cekcok antara korban dan pelaku. Ucapan korban disebut menyinggung perasaan pelaku hingga memicu emosi sesaat yang tak terkendali.
“Hubungan korban dan pelaku adalah pacaran. Usia keduanya juga tidak jauh berbeda. Korban berusia 27 tahun, sementara pelaku 28 tahun,” katanya.
Korban diketahui bekerja sebagai karyawati di salah satu rumah makan di kawasan Nagoya, Batam. Sehari-hari, korban tinggal di kamar kos tersebut. Sang pacar kerap berkunjung ke kosan korban sebelum pertengkaran hebat terjadi yang berujung pada pembunuhan.
Hingga kini, jenazah korban masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepulauan Riau untuk keperluan pemeriksaan lanjutan.
Polisi juga masih berkoordinasi dengan pihak keluarga terkait proses pemulangan dan pemakaman jenazah, sekaligus melengkapi berkas perkara untuk proses hukum lebih lanjut terhadap pelaku. (***)
Reporter : EUSEBIUS SARA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO