Buka konten ini

NONGSA (BP) – Arus penumpang Bandara Internasional Hang Nadim Batam diprediksi meningkat pada periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). PT Bandara Internasional Batam (BIB) memperkirakan lonjakan penumpang mencapai 3,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan total pergerakan menembus 256 ribu orang.
Proyeksi tersebut disampaikan Pjs Direktur Utama PT BIB, Annang Setia Budhi, dalam temu media yang digelar di Bandara Hang Nadim Batam, Selasa (16/12). Kegiatan itu sekaligus menjadi ajang pemaparan kesiapan bandara menghadapi arus Nataru.
“Agenda ini kami gelar agar Bandara Hang Nadim Batam semakin dekat dengan rekan-rekan media. Fokus utamanya adalah kesiapan bandara dalam menyambut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026,” ujar Annang.
Ia menjelaskan, seluruh persiapan Nataru dilakukan sesuai arahan Kementerian Perhubungan dan Angkasa Pura Indonesia. Salah satunya dengan membentuk posko terpadu serta sistem pelaporan trafik harian yang terintegrasi.
“Kami akan terkoneksi langsung dalam pelaporan harian kepada Kementerian Perhubungan dan Angkasa Pura Indonesia,” katanya.
Selain posko, BIB menyiapkan kesiapan operasional secara menyeluruh, mulai dari fasilitas bandara, sumber daya manusia, hingga pengaturan layanan guna memastikan pelayanan optimal bagi penumpang selama arus mudik dan arus balik.
Terkait rute favorit, Annang menyebut lonjakan penumpang tertinggi masih akan terjadi pada rute Batam–Cengkareng dan Batam–Kualanamu. Dua rute ini menjadi tulang punggung pergerakan penumpang selama Nataru.
“Rute Batam–Cengkareng didominasi pekerja yang kembali ke Jakarta, sementara Batam–Kualanamu cukup signifikan karena masyarakat Kristiani pulang kampung saat Natal,” jelasnya. Untuk pergerakan pesawat, penerbangan reguler masih berada di kisaran 80 pergerakan per hari. Namun, pihak bandara mengantisipasi adanya tambahan penerbangan atau extra flight dari maskapai.
“Kami sudah berkoordinasi dengan maskapai. Jika sudah final, tentu akan kami sampaikan kepada media,” ujarnya.
Puncak arus mudik diprediksi terjadi Minggu, (21/12), dengan jumlah penumpang harian mencapai sekitar 15 ribu orang. Sementara puncak arus balik diperkirakan jatuh pada Minggu, 4 Januari 2026, dengan jumlah penumpang yang relatif sama.
Annang menyebut, secara historis pergerakan penumpang Nataru di Bandara Hang Nadim terus menunjukkan tren peningkatan. Pada Nataru 2023–2024 tercatat sekitar 200 ribu penumpang, kemudian naik 17 persen menjadi 247 ribu penumpang pada 2024–2025.
“Untuk Nataru 2025–2026, kami proyeksikan kembali meningkat 3,5 persen menjadi 256 ribu penumpang,” katanya.
Rata-rata pergerakan penumpang harian diperkirakan berada di kisaran 11 ribu hingga 13.500 orang, dengan lonjakan signifikan pada hari-hari puncak.
Sementara itu, peningkatan pergerakan pesawat diprediksi hanya sekitar satu persen. Kondisi ini dipengaruhi keterbatasan armada pesawat nasional yang masih dalam tahap perawatan pascapandemi.
“Dari sekitar 568 armada pesawat nasional, yang beroperasi baru sekitar 368 unit. Sisanya masih dalam proses maintenance,” ungkap Annang.
Meski demikian, BIB terus berkoordinasi dengan sejumlah maskapai, seperti Lion Group, Batik Air, dan Citilink, untuk mengantisipasi kebutuhan extra flight selama periode Nataru.
Dalam mendukung kelancaran arus penumpang, BIB juga mengikuti kebijakan pemerintah pusat dengan memberikan diskon tarif PJP2U (PSC) dan PJP4U selama periode Nataru.
“Diskon ini diharapkan dapat berdampak pada harga tiket agar tetap terjangkau bagi masyarakat,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi kepadatan di terminal, penumpang diimbau datang minimal tiga jam sebelum jadwal keberangkatan, terutama pada jam sibuk pagi, siang, dan sore hari.
Bandara Hang Nadim juga mengoptimalkan 28 counter check-in serta delapan unit mesin self check-in kiosk bagi penumpang tanpa bagasi guna mengurangi antrean.
Selain aspek operasional, bandara turut menghadirkan suasana tematik Natal dan Tahun Baru melalui dekorasi, hiburan, serta program interaksi penumpang untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jasa.
Dengan kesiapan posko, fasilitas, personel, serta koordinasi lintas instansi, PT BIB optimistis pelayanan Bandara Hang Nadim Batam selama Nataru 2025–2026 dapat berjalan aman, lancar, dan nyaman. (*)
Reporter : YASHINTA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO