Buka konten ini

JANGAN buru-buru membuang ampas kopi setelah menyesap cangkir terakhir. Sisa seduhan itu ternyata masih menyimpan manfaat, bahkan bisa disulap menjadi sabun alami yang ramah kulit sekaligus ramah lingkungan.
Ampas kopi dikenal kaya antioksidan. Teksturnya yang berbutir halus juga cocok dijadikan eksfoliator alami. Dari dapur, ampas kopi bisa naik kelas menjadi sabun rumahan yang mendukung gaya hidup sehat dan minim limbah.
Tak hanya soal manfaat, sabun dari ampas kopi juga menjadi alternatif perawatan kulit yang lebih hijau. Bahan alaminya membuat sabun ini relatif aman digunakan sekaligus membantu mengurangi sampah rumah tangga.
Berikut sejumlah manfaat sabun dari ampas kopi untuk kesehatan kulit, dihimpun dari berbagai sumber.
1. Mengangkat sel kulit mati
Butiran halus ampas kopi bekerja seperti scrub alami. Ia membantu mengikis sel kulit mati, membuat permukaan kulit terasa lebih halus dan tampak lebih cerah.
2. Membantu meratakan warna kulit
Kafein dalam kopi mampu merangsang sirkulasi darah di bawah permukaan kulit. Efeknya, kulit terlihat lebih segar dan bercahaya dari dalam.
3. Memberi efek relaksasi
Aroma kopi yang khas menghadirkan sensasi menenangkan saat mandi. Cocok untuk melepas penat setelah hari yang melelahkan.
4. Mengurangi bau badan
Ampas kopi dapat menyerap hydrogen sulfida, senyawa penyebab bau tak sedap. Tak heran jika bahan ini juga kerap dipakai untuk menghilangkan bau di kulkas, sepatu, hingga ruangan.
5. Membantu mengontrol minyak berlebih
Sabun kopi dipercaya mampu membersihkan pori-pori sekaligus mengangkat minyak berlebih. Pilihan menarik bagi pemilik kulit berminyak.
Lantas, bagaimana cara mengolah ampas kopi menjadi sabun alami?
Ada dua jenis sabun yang bisa dibuat.
Pertama, sabun tanpa minyak yang cocok untuk kulit berminyak.
Bahan sabun tanpa minyak:
300 gram soap base
12 gram refined shea butter
9 gram ampas kopi
5 ml essential oil
Kedua, sabun dengan tambahan minyak untuk menjaga kelembapan kulit.
Bahan sabun dengan minyak:
300 gram soap base
4 ml minyak zaitun
4 ml minyak kelapa
6 gram refined shea butter
9 gram ampas kopi
5 ml essential oil
Cara pembuatannya sama untuk kedua jenis sabun tersebut.
Pertama, jemur ampas kopi di bawah sinar matahari hingga benar-benar kering.
Kedua, lelehkan soap base dan refined shea butter bersamaan, aduk hingga tercampur rata.
Ketiga, matikan api lalu masukkan ampas kopi kering, essential oil, serta minyak zaitun dan minyak kelapa untuk sabun berminyak. Aduk hingga homogen.
Keempat, tunggu adonan agak dingin, kemudian tuang ke dalam cetakan.
Kelima, diamkan selama 7–14 hari hingga sabun mengeras sempurna.
Selain bermanfaat untuk kulit, sabun dari ampas kopi juga membantu mengurangi limbah dan mendorong gaya hidup yang lebih berkelanjutan.
Daripada dibuang, ampas kopi bisa diolah menjadi produk bernilai guna tinggi—menyehatkan kulit, sekaligus menyehatkan lingkungan, sehingga saatnya membuang ampas kopi. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO