Buka konten ini

BATAM (BP) – Proyek properti terbaru bertajuk S-Walk (Sky Walk) resmi dimulai pembangunannya di kawasan Batam Center. Hal itu ditandai dengan seremoni start building yang digelar pada Sabtu (13/12) siang.
Proyek ini digadang-gadang menjadi kawasan bisnis dan gaya hidup (lifestyle complex) pertama di Batam Center yang menggabungkan konsep ruko, apartemen, dan area komunal dalam satu kawasan terpadu.
S-Walk merupakan proyek ketiga yang dikembangkan Sunliland Group di Kota Batam. Sebelumnya, pengembang ini telah menggarap proyek Greenforest Gautiu, perumahan elit di Pekanbaru, serta Alibaba Commercial Center di Batuaji.
Kehadiran S-Walk di Batam Center diharapkan mampu memberi warna baru bagi sektor properti sekaligus pariwisata di Batam.
Konsep utama yang diusung S-Walk adalah lifestyle business complex, yakni kawasan bisnis yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat usaha, tetapi juga sebagai destinasi berkumpul, bersantai, dan rekreasi.
Salah satu keunggulan utamanya adalah Sky Walk, berupa jembatan penghubung di lantai tiga yang menghubungkan seluruh unit ruko atau bizlot dalam satu kawasan.
Manajer Sunliland, Muhammad Nuzuul Samarlizam, mengatakan S-Walk hadir dengan konsep berbeda dibandingkan proyek ruko pada umumnya.
Menurutnya, Sky Walk akan menjadi area komunal yang bisa dimanfaatkan untuk bersantai, menikmati kuliner, hingga menyaksikan aktivitas kawasan dari ketinggian.
“Di lantai tiga nanti ada Sky Walk yang menghubungkan setiap unit ruko dalam satu kawasan. Area ini bisa dijadikan tempat makan, bersantai seperti food court, dan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung,” ujar Nuzuul kepada Batam Pos usai acara.
Ia menjelaskan, pada tahap pertama pembangunan, S-Walk akan menghadirkan deretan ruko serta bangunan hotel setinggi 10 lantai yang dilengkapi kafe dan restoran. Proyek tahap awal ini ditargetkan rampung dalam waktu sekitar 15 bulan ke depan.
Nuzuul menyebutkan, antusiasme pasar terhadap S-Walk terbilang tinggi. Dalam sembilan bulan sejak diperkenalkan ke publik, sekitar 50 persen unit telah terjual.
“S-Walk ini konsepnya baru di Batam. Alhamdulillah, respons pasar cukup baik. Sekitar 50
persen unit sudah terjual,” katanya.
Selain desain modern dan konsep komunal, lokasi S-Walk dinilai sangat strategis karena berada di jantung Batam Center. Kawasan ini dekat dengan pusat pemerintahan, pelabuhan internasional, pusat perbelanjaan, hotel, apartemen, hingga Masjid Agung, sehingga mudah diakses dari berbagai penjuru Kota Batam.
“Kalau berbicara investasi, lokasinya sangat menguntungkan. Ini berada di core Batam Center, pusat aktivitas kota. Sangat cocok untuk bisnis dan investasi jangka panjang,” jelasnya.
Keunggulan lain S-Walk adalah kenyamanan bagi pengunjung. Area pejalan kaki dan parkir dirancang tertutup, sehingga pengunjung tetap nyaman saat hujan. Pengunjung juga dapat berpindah antarblok tanpa harus naik turun lift atau eskalator secara berulang.
“Perbedaan paling menonjol, pengunjung bisa berjalan di kawasan ini dengan nyaman. Sky Walk menghubungkan Blok A dan Blok B, sehingga mobilitas lebih mudah dan aman,” tambah Nuzuul.
Ke depan, pihak pengembang berharap S-Walk tidak hanya menjadi pusat bisnis, tetapi juga destinasi baru bagi wisatawan yang berkunjung ke Batam.
D
engan konsep perpaduan bisnis dan gaya hidup, S-Walk diharapkan turut mendukung
Batam sebagai kota tujuan wisata di Kepulauan Riau.
“Harapan kami, S-Walk bisa menjadi salah satu tujuan wisata baru bagi turis yang datang ke Batam dan ikut berkontribusi memajukan pariwisata daerah,” pungkasnya. (***)
Reporter : M. Sya’ban
Editor : PUTUT ARIYO