Buka konten ini

BP Batam bersama Air Batam Hilir (ABH) bergerak cepat mengatasi gangguan suplai air bersih yang dialami warga RW 01 Kelurahan Tanjungsengkuang, Kecamatan Batuampar.
Melalui pembangunan interkoneksi pipa, persoalan distribusi air di kawasan tersebut ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu satu hingga dua pekan ke depan.
Langkah tersebut diambil sebagai s olusi terdekat atas keluhan warga, khususnya di RT 01, RT 02, RT 03, dan RT 05 RW 01, yang selama ini mengalami gangguan pasokan air bersih. Pekerjaan interkoneksi akan menghubungkan jaringan utama dengan jaringan distribusi menuju rumah-rumah warga terdampak.
Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Usaha Sistem Penyediaan Air Minum (BU SPAM) dan ABH untuk segera memulai pekerjaan teknis di lapangan. Faktor cuaca, menurutnya, turut memengaruhi durasi pengerjaan.
“BU SPAM bersama ABH akan membuat interkoneksi pipa untuk menghubungkan jaringan utama ke jaringan rumah warga. Dengan melihat kondisi cuaca saat ini, pengerjaan diperkirakan memakan waktu satu hingga dua minggu,” ujar Ariastuty, Minggu (14/12).
Selama proses pengerjaan berlangsung, BP Batam meminta warga untuk bersabar. Untuk meminimalkan dampak gangguan, BP Batam dan ABH akan menambah armada mobil tangki air guna memastikan kebutuhan air bersih warga tetap terpenuhi.
Ia menegaskan, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat menjadi perhatian utama pemerintah. Karena itu, penanganan gangguan air bersih dilakukan secara bertahap namun berkelanjutan.
“Pemerintah hadir untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi. Kami berharap solusi jangka pendek ini dapat berjalan lancar dan memberi manfaat terbaik bagi seluruh warga terdampak,” katanya.
Sementara itu, Direktur BU SPAM, Fasilitas, dan Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana, menjelaskan tahap awal pekerjaan difokuskan pada pembangunan interkoneksi pipa berdiameter DN 63 milimeter. Pipa tersebut akan disambungkan dari jaringan bertekanan tinggi yang berada di sekitar kawasan RW 01 Tanjung Sengkuang.
Berdasarkan hasil analisis teknis, jaringan pipa sepanjang sekitar 140 meter akan dibangun untuk mengalirkan air dari jaringan utama ke rumah-rumah warga. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan tekanan dan kontinuitas suplai air bersih di wilayah tersebut.
Tidak hanya berhenti pada solusi jangka pendek, BP Batam juga menyiapkan langkah lanjutan untuk memperkuat sistem distribusi air bersih di wilayah Batu Ampar. Revitalisasi jaringan perpipaan menjadi bagian dari agenda peningkatan layanan.
Selain itu, BP Batam merencanakan penambahan jaringan pipa berkapasitas 100 liter per detik serta pembangunan booster yang ditargetkan selesai dan beroperasi pada Juni tahun depan. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan air bersih warga Kelurahan Tanjung Sengkuang dan Batu Merah secara lebih optimal.
“BP Batam telah menyiapkan solusi jangka pendek, menengah, dan panjang untuk setiap wilayah yang mengalami tekanan layanan atau stress area,” ujar Iyus.
Upaya tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Ketua RW 01 Tanjung Sengkuang, Abdul Aziz, mengapresiasi respons cepat serta solusi konkret yang diberikan BP Batam dan ABH.
Ia mengatakan warga siap mendukung dan mengawal proses pengerjaan interkoneksi pipa agar berjalan sesuai rencana dan selesai tepat waktu.
“Terima kasih atas kehadiran BP Batam dan ABH. Kami sangat mengapresiasi langkah ini dan akan mengawal pengerjaan interkoneksi demi perbaikan layanan air bersih di lingkungan kami,” ujarnya. (***)
Reporter : ARJUNA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO