Buka konten ini

XABI Alonso mampu membawa Real Madrid bersaing dengan FC Barcelona di puncak klasemen LALIGA. Xabi juga masih menempatkan Real dalam papan atas klasemen sementara fase League Liga Champions.
Namun, ketidakmampuan meredam gejolak ruang ganti sehingga dimusuhi beberapa pemain dan kalah di kandang (0-2 oleh Celta Vigo di LALIGA, 8/12) menempakan Xabi dalam status: dievaluasi oleh petinggi klub.
Marca menulis, Presiden Real Florentino Perez menggelar pertemuan penting dengan petinggi klub berjuluk Los Merengues itu dengan agenda membahas masa depan Xabi.
La Barba Roja – julukan Xabi – bisa lengser andai Real kalah memalukan oleh tim asuhan Pep Guardiola, Manchester City, dalam matchday 6 fase League Liga Champions di Estadio Santiago Bernabeu, Madrid, dini hari nanti (siaran langsung beIN Sports 1/beIN Sports Connect/Vidio pukul 03.00 WIB).
Pilih Menatap ke Depan
Dilansir Mundo Deportivo, Xabi mengakui jika banyak amarah di sekitar skuadnya sekarang. ’’Untuk itulah kami harus menunjukkan sisi yang berbeda pada Rabu nanti (lawan City, red),’’ kata Xabi.
Pelatih yang membawa Bayer Leverkusen juara Bundesliga 2023–2024 tanpa terkalahkan itu pun enggan memikirkan rumor pemecatan dirinya. ’’Aku sudah memahami tuntutan di sini dan memilih menatap ke depan,’’ tegasnya.
Mbappe Patah Tulang Jari
Ketika ancaman pemecatan mendera, Xabi harus menghadapi kondisi penyerang Real Kylian Mbappe dalam kondisi cedera patah tulang jari. Meski dinyatakan bisa tampil, Mbappe dihadapkan tantangan meneruskan rapor positif lawan City. Musim lalu, dalam musim pertama menghadapi City ketika telah berkostum Real, Mbappe mencatatkan empat gol dalam dua laga.
Termasuk hat-trick di Bernabeu dalam second leg playoff fase knockout. Overall, Mbappe mencetak tujuh gol dalam tujuh kali duel lawan The Cityzens – sebutan City – di Liga Champions. ’’Ini akan jadi tantangan yang berat,’’ ucap Mbappe seperti dilansir dari laman resmi klub. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO