Buka konten ini
BATAM (BP) – Pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1447 Hijriah/2026 M untuk jemaah asal Batam resmi dibuka. Kementerian Haji dan Umrah Kota Batam mengimbau calon jemaah haji agar segera mempersiapkan dokumen dan melakukan pelunasan tanpa menunggu batas akhir.
Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kota Batam, Syahbudi, menyampaikan bahwa pelunasan BPIH reguler dibagi menjadi dua tahap, sesuai Surat Edaran Dirjen Penyelenggaraan Haji.
“Semua ketentuan pelunasan sudah jelas, baik jadwal maupun kategori jemaah yang berhak melunasi. Kami mengingatkan agar jemaah aktif mengikuti informasi resmi dan tidak menunggu di akhir waktu,” ujar Syahbudi, Senin (8/11).
Tahap pertama pelunasan berlangsung 24 November–23 Desember 2025, pukul 08.00–15.00 WIB. Tahap ini diperuntukkan bagi jemaah lunas tunda keberangkatan, jemaah yang masuk kuota 2026, serta jemaah prioritas lanjut usia.
“Batas akhir pelunasan tanggal 23 Desember 2025,” tegasnya.
Tahap kedua dibuka pada 2–9 Januari 2026 untuk jemaah gagal pelunasan Tahap I, pendamping lansia, jemaah disabilitas beserta pendamping, jemaah terpisah mahram atau keluarga, serta jemaah cadangan sesuai nomor urut.
Untuk Embarkasi Batam, besaran BPIH ditetapkan Rp54.125.422. Jemaah sebelumnya telah membayar setoran awal Rp25 juta saat mendaftar haji.
“Dengan setoran awal tersebut, sisa biaya yang harus dilunasi sekitar Rp29,1 juta. Pelunasan dilakukan melalui bank penerima setoran sesuai ketentuan,” jelas Syahbudi.
Kemen Haji dan Umrah Kota Batam juga membuka layanan konsultasi bagi jemaah yang membutuhkan pendampingan kelengkapan berkas. Dokumen yang wajib dibawa meliputi nomor porsi, KTP, dan bukti setoran awal.
Syahbudi menegaskan bahwa persiapan keberangkatan haji tidak hanya soal biaya.
“Ibadah haji memerlukan kesiapan fisik dan mental. Kami berharap jemaah Batam melunasi tepat waktu agar pembinaan dapat berjalan maksimal hingga hari keberangkatan,” tuturnya.
Tahun ini, sebanyak 656 jemaah urut porsi Kota Batam berhak melunasi BPIH, terdiri dari 632 jemaah reguler dan 24 lansia. Hingga Jumat (5/12), baru 18 jemaah yang tercatat telah menyelesaikan pelunasan. (*)
Reporter : RENGGA YULIANDRA
Editor : RATNA IRTATIK