Buka konten ini

BANDUNG (BP) – PDI Perjuangan menegaskan kembali arah politik lingkungan sebagai salah satu fondasi perjuangan Partai. Pesan itu disampaikan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat membuka Konferensi Daerah (Konferda) DPD PDIP Jawa Barat di Bandung, Minggu (7/12).
Hasto mengatakan tema Konferda yang menekankan semangat merawat bumi sangat relevan dengan kondisi Indonesia yang masih rentan bencana ekologis. Menurutnya, kerusakan lingkungan hingga bencana hidrometeorologi tak bisa dilepaskan dari lemahnya pen egakan hukum.
“Bencana ekologi ini muncul karena tiadanya penegakan hukum yang berkeadilan,” kata Hasto dalam keterangannya.Ia menegaskan bahwa politik lingkungan bukan hanya program, melainkan kesadaran kolektif untuk menjaga keberlangsungan hidup. Hasto mencontohkan tradisi Nyepi di Bali sebagai bentuk refleksi ekologis.
“Maknanya adalah mengistirahatkan bumi,” ujarnya.
Hasto juga menyinggung kebiasaan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang gemar merawat tanaman. Menurutnya, tindakan sederhana itu menjadi teladan nyata bagi kader.
“Tema Konferda ‘sabilulungan merawat bumi’ sangat tepat karena mengingatkan kita akan makna kehidupan yang harus dimulai dari merawat pertiwi,” katanya.
Dalam pidatonya, Hasto kembali mengisahkan pengalamannya menyusuri mata air Sungai Ciliwung atas permintaan Megawati pada 2012. Peristiwa itu, kata dia, menjadi simbol pentingnya menjaga sumber kehidupan.
“Kami menanam pohon beringin putih di sumber mata air itu. Itu jawaban atas pertanyaan Ibu Mega tentang dari mana Ciliwung bermula,” ujarnya.
Hasto meminta seluruh struktur partai di Jawa Barat menjadikan sungai sebagai halaman depan kehidupan. “Citarum, Ciliwung, sungai-sungai itu sejarah peradaban kita,” katanya.
Menurutnya, alam Jawa Barat memiliki keindahan yang sejak lama menjadi sumber inspirasi pemikiran besar, termasuk bagi Bung Karno. Kontemplasi Bung Karno tentang bangsa, kata dia, tak terlepas dari interaksinya dengan alam Jawa Barat.
“Keindahan alam raya ini memunculkan gagasan besar tentang Indonesia Raya,” tutur Hasto.
Kepada peserta Konferda, Hasto juga menyampaikan pesan Megawati agar kader PDIP tidak meninggalkan sejarah perjuangan (Jas Merah) dan tetap menjaga spirit ideologis. Namun ia menekankan bahwa perjuangan masa kini harus diwujudkan melalui tindakan nyata, terutama dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Kalau kita rajin merawat bumi ini, maka keyakinan Bung Karno dan Ibu Mega, alam pun akan mencintai kita,” ujarnya.
Hasto mengajak seluruh kader di Jawa Barat menjadikan politik lingkungan sebagai prioritas. “Rawat pertiwi sebagai prioritas utama,” katanya. Konferda ini turut dihadiri sejumlah Ketua DPP PDIP. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : MUHAMMAD NUR