Buka konten ini

BATAM KOTA (BP) – Ajang Kreativitas TK Telkom Batam berlangsung meriah di Atrium Clematis, Minggu (7/12). Ratusan pengunjung terpukau menyaksikan anak-anak tampil percaya diri mengenakan kostum daur ulang dalam agenda bertema “Aksi Cinta Bumi Lewat Karyaku: Bumi Tersenyum untuk Anak Indonesia Hebat.”
Sejak acara dibuka pukul 10.30, area atrium langsung dipadati orangtua, tamu undangan, hingga pengunjung pusat perbelanjaan. Sorak dan tepuk tangan terdengar nyaris tanpa jeda mengiringi setiap penampilan siswa.
Acara ini turut dihadiri perwakilan Wakil Gubernur Kepri, Perwakilan Bunda PAUD, istri Sekda Kota Batam Erdawati Firmansyah, Ketua KGTK Kepri Dr. Hos Arie Ramadan Sibarani, BPMP Kepri, serta perwakilan Dinas Pendidikan Kota Batam. Kepala Dinas Perpustakaan Kota Batam, M. Mahlil, jajaran IGTK, orangtua murid, dan tamu undangan lainnya juga turut hadir.
Kepala TK Telkom Batam, Asni Susanti, M.Pd., mengatakan kegiatan tahunan ini menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.
“Kegiatan ini rutin kami laksanakan. Anak-anak diajak memahami pentingnya merawat bumi melalui pembelajaran mendalam,” ujarnya.
Seluruh kostum yang dikenakan siswa dibuat dari bahan daur ulang hasil kolaborasi orangtua dan pihak sekolah. Menurut Asni, hal ini menjadi bagian penting dalam membangun karakter peduli lingkungan.
“Ini bukan sekadar pentas seni. Ada nilai karakter yang ingin kami bangun, bahwa anak-anak tumbuh sebagai generasi yang peduli alam sekitar,” jelasnya.
Ragam penampilan disuguhkan secara atraktif, mulai tarian, drama musikal, palm tune, hingga tarian bertema pelestarian alam. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah penampilan tarian kupu-kupu dengan kostum daur ulang berwarna cerah.
Asni menuturkan, tema tahun ini dibuat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, dengan fokus lebih kuat pada isu lingkungan yang semakin mendesak.
“Kami melihat kondisi lingkungan kita, sampah di mana-mana hingga penebangan pohon. Harapannya, anak-anak tumbuh sebagai generasi yang cinta bumi,” tegasnya.
Ia menambahkan, pembentukan karakter peduli lingkungan menjadi fondasi bagi anak-anak agar kelak mampu menjaga dan berkontribusi pada lingkungan yang lebih hijau.
“Kalau sejak kecil mereka peduli, besar nanti mereka bisa menjaga bahkan memperbaiki
kondisi alam,” katanya.
TK Telkom Batam yang berdiri sejak 2001 kini memiliki 112 siswa. Kegiatan seperti ini digelar dua kali setahun sebagai bagian dari program pengembangan karakter.
Istri Sekda Kota Batam, Erdawati Firmansyah, memberikan apresiasi atas konsistensi TK Telkom Batam dalam menanamkan nilai cinta bumi melalui kegiatan berbasis kreativitas.
“Tampilannya luar biasa. Kami melihat kreativitas orangtua dan anak bersatu menghasilkan karya yang menarik,” ujarnya.
Ia juga menilai TK Telkom Batam mampu menjadi contoh sekolah yang menggabungkan kreativitas, teknologi, dan pembelajaran karakter secara harmonis.
“Terus berkreativitas dan meningkatkan inovasi. Ini harus menjadi budaya di sekolah,” tegasnya.
Menurut Erdawati, kegiatan ini bukan hanya hiburan, melainkan juga menyampaikan pesan kuat mengenai pentingnya peduli lingkungan.
“Anak-anak ini generasi penerus. Jika sejak dini sudah ditanamkan cinta bumi, kami optimistis masa depan lingkungan kita akan lebih baik,” ujarnya. (*)
Reporter : YASHINTA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO