Buka konten ini

Anambas (BP) – PLN Anambas menjadwalkan pemadaman listrik total selama enam jam di Pulau Siantan hari ini, Sabtu (6/12).
Pemadaman ini berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga 14.00 WIB dan akan berdampak pada seluruh pelanggan di wilayah tersebut.
PLN menyampaikan bahwa pemadaman ini dilakukan demi pemeliharaan sistem proteksi Jaringan Tegangan Menengah (JTM).
Sistem ini berfungsi melindungi jaringan dari risiko kerusakan akibat arus lebih, korsleting, ataupun gangguan lain yang dapat menyebabkan listrik padam secara meluas.
Selain memeriksa perangkat proteksi, PLN juga akan melakukan pemeliharaan pada kubikel di Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD).
Kubikel ini merupakan panel penting yang mengatur distribusi listrik, sehingga membutuhkan pengecekan rutin agar tetap aman dan stabil saat beroperasi.
Kepala PLN Anambas, Ade Listrian, mengatakan pemeliharaan kali ini sudah masuk jadwal wajib. “Selain itu pemeliharaan har kubikel pada PLTD juga kita lakukan. Sudah waktunya dilakukan pemeliharaan,” ujarnya, Jumat (5/12).
Ade menjelaskan bahwa selama pemeliharaan, seluruh mesin pembangkit harus dimatikan.
Hal ini merupakan prosedur keselamatan standar karena teknisi akan bekerja dekat dengan panel dan komponen listrik yang memiliki risiko tinggi jika masih bertegangan.
Menurutnya, dalam aturan teknis, tidak boleh ada satu mesin pun yang menyala ketika pemeriksaan proteksi dilakukan.
Jika ada mesin yang tetap aktif, dikhawatirkan arus listrik tiba-tiba mengalir dan membahayakan petugas yang sedang bekerja di lapangan.
Ade juga menegaskan bahwa seluruh mesin pembangkit dalam kondisi normal. Pemeriksaan terakhir menunjukkan tidak ada masalah pada kompresi mesin, sistem pelumasan, bahan bakar, hingga sistem pendingin.
“Semua mesin normal, yang kita lakukan murni pemeliharaan rutin agar tetap aman,” kata Ade.
Ia menambahkan bahwa langkah seperti ini justru penting untuk mencegah kerusakan berat.
Jika pemeliharaan ditunda, risiko mesin mengalami gangguan mendadak akan lebih besar sehingga waktu pemadaman bisa lebih lama.
Namun warga berharap pemeliharaan yang dilakukan benar-benar memberikan hasil nyata.
Selama ini, pemadaman listrik masih sering terjadi terutama ketika cuaca buruk atau saat terjadi angin kencang di malam hari.
Warga Tarempa Selatan, Frengky Tanjung, menyampaikan keluhannya kepada PLN. Ia menilai pemadaman yang kerap terjadi sudah sangat mengganggu kegiatan masyarakat, terutama pada malam hari.
“Kita ketahui bersama, listrik ini sering padam tak menentu. Kadang hujan sedikit langsung padam, kalau malam pun padam juga alasan, ada hewan melintas di kabel,” ujar Frengky secara tegas.
Frengky meminta PLN memastikan pemeliharaan kali ini dilakukan lebih teliti dan menyeluruh.
Menurutnya, jika jaringan benar-benar diperiksa dari tiang hingga kabel, gangguan kecil seperti hewan atau dahan pohon seharusnya bisa diantisipasi.
“Harapan kami, setelah pemeliharaan ini listrik bisa lebih stabil. Jangan sampai warga harus gelap-gelapan setiap hujan turun,” harap Frengky. (*)
Reporter : IHSAN IMADUDDIN
Editor : GUSTIA BENNY