Buka konten ini

NATUNA (BP) – Dua penerbang pesawat tempur muda resmi diperbantukan Markas Besar TNI Angkatan Udara (Mabes TNI AU) untuk memperkuat jajaran Pangkalan Udara (Lanud) Raden Sadjad, Natuna. Penugasan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan pertahanan udara di wilayah perbatasan.
Kedua penerbang tersebut adalah Letda Pnb Ayub Kristianto Kakiay dan Letda Pnb Tirto Rico Jimmy Pandapotan. Mereka baru menyelesaikan pendidikan penerbangan pesawat tempur dan kini siap bertugas di garda terdepan pengamanan udara.
Kedatangan keduanya disambut langsung Komandan Lanud (Danlanud) Raden Sadjad, Marsma TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, di Skuadron 52 Ranai, Kamis (4/12). Penyambutan ini menandai dimulainya tugas pengabdian mereka di Natuna.
Danlanud RSA menyampaikan bahwa kedua penerbang muda tersebut telah menempuh proses pendidikan yang panjang dan penuh tantangan untuk mencapai kualifikasi penerbang pesawat tempur. Ia menyebut penugasan ini merupakan bentuk kepercayaan TNI AU kepada generasi baru penerbang.
“Mereka akan memimpin patroli udara perbatasan kita. Ini masa transisi, penerbang senior bisa digantikan dengan penerbang muda,” ujar Marsma Onesmus.
Ia menekankan bahwa regenerasi penerbang penting dilakukan untuk menjaga kesinambungan kemampuan tempur TNI AU.
Menurut Danlanud, penugasan di Natuna juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai disiplin, ketepatan prosedur, kesiapan mental, serta pemahaman tentang dinamika ancaman di wilayah perbatasan.
“Para penerbang harus menjunjung tinggi disiplin, mengutamakan keselamatan terbang, serta terus meningkatkan kemampuan seiring perkembangan teknologi pertahanan,” lanjutnya.
Dengan bergabungnya dua penerbang muda ini, Lanud Raden Sadjad diharapkan semakin siap menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam menjaga kedaulatan wilayah udara Indonesia. (*)
Reporter : IHSAN IMADUDDIN
Editor : GUSTIA BENNY