Buka konten ini

SAGULUNG (BP) – Kondisi Jalan Putri Hijau, Sagulung, semakin memprihatinkan. Meski baru saja mengalami pelebaran pada awal tahun, ruas jalan itu kini dipenuhi lubang, bergelombang, dan kerap tergenang air saat hujan.
Rosa, warga Putri Hijau, menuturkan bahwa banjir sudah menjadi pemandangan biasa setiap kali hujan turun. Padahal, jalan tersebut termasuk akses utama menuju kantor kecamatan dan Polsek Sagulung.
“Setelah dilebarkan, jalan ini malah rusak parah. Hujan sebentar sudah banjir, kalau cuaca panas penuh debu,” ujarnya, Kamis (4/12).
Ia menilai perbaikan permanen harus segera diprioritaskan. Pelebaran jalan tanpa pengaspalan ulang dianggap tidak memberikan manfaat maksimal.
“Harusnya pelebaran disertai perbaikan. Percuma dilebarkan kalau tidak diaspal lagi,” katanya.
Ane, warga Tembesi, menambahkan bahwa sebelum diperlebar, jalan ini memang sering macet pada pagi dan sore hari. Namun, kondisi setelah pelebaran justru makin buruk karena kerusakan dan banjir.
“Kalau dilebarkan tapi tetap rusak, sama saja. Banjir pun tetap bikin macet,” ujarnya.
Ia berharap pemerintah segera melakukan perbaikan agar mobilitas warga Sagulung lebih lancar, sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keselamatan berkendara.
“Semoga infrastruktur Sagulung bisa berkembang seperti wilayah lainnya. Agar masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya dalam aktivitas sehari-hari,” tutupnya. (*)
Reporter : Yofi Yuhendri
Editor : GALIH ADI SAPUTRO