Buka konten ini

SEIBEDUK (BP) – Semburan air deras dari pipa milik Air Batam Hilir (ABH) di depan Panbil Plaza, Jalan Ahmad Yani, Muka Kuning, mengejutkan pengguna jalan, Rabu (3/12) siang. Pipa transmisi DN 400 itu mendadak bocor sekitar pukul 12.41 WIB dan memuntahkan air bertekanan tinggi ke tengah badan jalan hingga membuat arus lalu lintas tersendat.
Pantauan di lokasi, air memancar cukup tinggi dan membuat permukaan jalan basah licin. Pengendara motor memilih menepi lantaran takut tersapu semprotan air, sementara sejumlah mobil terlihat melambat bahkan berhenti. Beberapa pengendara mobil memanfaatkan momen itu untuk mencuci kendaraan mereka.
“Kebetulan lewat tadi, mungkin pipanya sudah korosi jadi pecah. Tiba-tiba air muncrat ke
tengah jalan,” ujar Iwan, warga yang berada di lokasi.
Warga lain, Dina, menyebut kejadian tersebut menarik perhatian banyak pengguna jalan.
“Motor pada minggir semua, takut kenapa-napa. Jalannya licin, bahaya kalau ngebut,” katanya. Ia berharap perbaikan segera dilakukan agar tidak memicu kecelakaan, terutama pada jam sibuk.
Insiden ini langsung mendapat respons cepat dari PT Air Batam Hilir. Corporate Communication ABH Ginda Alamsyah, membenarkan kebocoran tersebut dan menjelaskan bahwa bagian pipa transmisi DN 400 di depan kawasan Panbil terlepas sehingga memicu semburan air deras.
Setelah laporan diterima, tim teknis ABH bergerak dalam hitungan menit. Dengan peralatan tanggap darurat, kebocoran berhasil dikendalikan dalam waktu kurang dari 12 menit.
“Semburan air berhasil dihentikan dan kebocoran dinyatakan terkendali sehingga dampak terhadap pengguna jalan maupun pelanggan dapat diminimalkan,” ujar Ginda.
Ia menegaskan bahwa langkah cepat tersebut merupakan komitmen ABH dan BU SPAM untuk menjaga keandalan jaringan air bersih serta memastikan potensi gangguan dapat ditangani secepat mungkin.
Sementara itu, Direktur Badan Usaha SPAM, Fasilitas, dan Lingkungan, Iyus Rusmana, memastikan insiden ini tidak berdampak pada suplai air ke pelanggan. Perbaikan dilakukan tanpa pemadaman aliran air.
”Untuk perbaikan pipa steel DN 400 mm di depan Panbil Mall dan pipa steel DN 600 mm di Jalan Letjend Suprapto depan gerbang masuk IPA Muka Kuning, tim tidak mematikan air. Tujuannya agar suplai ke area pelayanan tetap aman,” jelasnya.
Kebocoran pipa tersebut sempat mengundang warga untuk berhenti melihat lebih dekat semburan air sebelum akhirnya situasi kembali normal setelah penanganan cepat dari tim ABH. (*)
Reporter : Rengga Yuliandra
Editor : GALIH ADI SAPUTRO