Buka konten ini

Anambas (BP) – Sebanyak enam unit kapal disiapkan oleh Syahbandar Tarempa untuk mengangkut masyarakat Kabupaten Anambas yang ingin menikmati libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Kapal-kapal ini dioperasikan guna memastikan aktivitas keluar masuk Anambas tetap berjalan lancar selama masa liburan.
Plt Kepala Syahbandar Tarempa, Darlis, mengatakan, seluruh armada yang disiapkan siap beroperasi untuk mengangkut penumpang baik yang hendak bepergian keluar daerah maupun yang kembali ke Anambas saat arus balik.
Darlis menegaskan bahwa pihaknya telah memastikan seluruh kapal yang berlayar dalam kondisi layak.
Pemeriksaan dilakukan lebih ketat mengingat rute yang dilalui cukup jauh, bahkan melewati perairan negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.
Menurutnya, pengecekan keselamatan menjadi perhatian utama. Seluruh perlengkapan seperti life jacket hingga alat navigasi harus dipastikan berfungsi dengan baik. Kapal yang berlayar dalam kondisi tidak layak dinilai sangat berisiko.
“Semua kita cek, baik life jacket maupun alat navigasi. Harus benar-benar dipastikan berfungsi, karena sangat rentan kalau ada yang rusak,” tegasnya, Selasa (2/12).
Selain memeriksa kelayakan kapal, Syahbandar Tarempa juga meminta seluruh operator kapal untuk rutin berkomunikasi dengan pihaknya sebelum keberangkatan. Informasi terkait cuaca dari BMKG juga wajib menjadi acuan.
Darlis mencontohkan, pada Jumat sebelumnya, salah satu operator kapal, Aseng, menghubunginya untuk menanyakan kondisi cuaca.
Karena cuaca dinilai tidak baik, maka kapal tersebut tidak diberangkatkan. “Komunikasi seperti inilah yang kita utamakan,” kata Darlis.
Ia juga memastikan bahwa pada momen Nataru tidak terjadi lonjakan penumpang di Anambas.
Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, pergerakan penumpang pada libur akhir tahun relatif normal tanpa peningkatan yang signifikan.
Menurutnya, kondisi berbeda justru terjadi saat momen Idulfitri. Pada hari raya tersebut, jumlah penumpang biasanya meningkat tajam dan menyebabkan penumpukan di pelabuhan. Namun khusus untuk libur Nataru, arus penumpang cenderung stabil.
“Di tempat kita yang ramai penumpang itu pas lebaran Idulfitri. Kalau Nataru, sekali pukul atau satu kali angkut saja sudah selesai,” ujarnya.
Untuk diketahui, terdapat enam kapal yang beroperasi selama periode libur ini. Dua di antaranya adalah MV VOC Batavia dan MV Seven Star Island yang melayani rute Anambas–Batam–Tanjungpinang.
Selain itu, KM Bukit Raya dan KM Kelimutu juga siap berangkat melayani penumpang menuju Kijang hingga Tanjung Priok, Jakarta.
Dua kapal besar ini menjadi pilihan favorit masyarakat yang bepergian ke wilayah Jawa.
Sementara itu, KM Sabuk Nusantara 110 diperuntukkan bagi penumpang yang akan menuju Kijang dan Sungai Guntung, Riau.
Kapal perintis ini menjadi jalur penting yang menghubungkan Anambas dengan daerah-daerah sekitar.
Tidak hanya itu, MV Cinta Indomas juga ikut dioperasikan khusus melayani rute lokal dari Tarempa menuju Letung.
Kapal ini menjadi transportasi utama bagi warga yang bepergian antar pulau di wilayah Anambas.
Dengan kesiapan seluruh armada tersebut, Syahbandar Tarempa berharap masyarakat dapat menikmati libur Nataru dengan aman dan nyaman. (***)
Reporter : IHSAN IMADUDDIN
Editor : Iman Wachyudi