Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Komedian yang tergabung dalam The Founder5, Pandji Pragiwaksono dan Ryan Adriandhy, secara terbuka mengakui bahwa dinamika komedi mereka sangat terjalin erat karena adanya tujuan bersama yaitu merundung (bully) Raditya Dika.
Ryan menambahkan bahwa Raditya Dika menunjukkan perilaku berbeda saat bersama para founder, lebih jenaka dan lepas ketika berkumpul dengan mereka, berbeda dengan saat Dika menjadi pembawa acara (host) di siniar (podcast) -nya.
”Di podcast-nya kan, Dika selalu terlihat pintar dan kerap ”mengejek ke bawah” kan? Bareng kami, dia jadi lebih [jenaka],” kata Ryan pada konferensi pers yang membahas pertunjukan TheFounder5 II:Unfinished Business di Markas Comika, Jakarta Selatan, dilansir Antara pada Selasa (2/12).
Menurut Ryan, situasi perundungan itu didukung oleh fakta bahwa Raditya Dika memang dikenal memiliki sifat penyendiri (introvert) dan sangat kesulitan kala diajak keluar rumah.
Dika sendiri mengakui, ia pernah merasa sangat tertekan saat meet and greet karena sifat introvert-nya ini. Dika bercerita tentang momen yang membuatnya sangat tertekan terjadi di salah satu acara terkait pertunjukan The Founder5 yang pertama.
”Dia (Pandji Pragiwaksono) masukin gue ke satu ruangan, terus makan bareng sama orang-orang. Itu namanya meet and greet, gue baru tahu. Ternyata itu mimpi buruk introvert,” kata Dika.
Dika juga mengakui betapa langkanya kehadirannya di luar rumah. ”Gue jarang keluar rumah kan, setahun ini gue ke kawinan datang cuma dua. Satunya adek gue lagi,” ujar Dika.
Kesulitan Dika saat diajak keluar rumah juga ditambahkan oleh Ryan melalui sebuah pengalaman lucu. Ryan bercerita pernah janji bertemu Dika di sebuah kafe. ”Tahun 2012 gue mulai janjian ketemu dia di kafe Union. Lu tau nggak Dika datangnya ke mana? Restoran Cina Yun-Yan. Gila kali,” kata Ryan. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : MOHAMMAD TAHANG