Buka konten ini

ANAMBAS (BP) – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Anambas, Ayub, meminta Pemerintah Daerah bergerak cepat mengantisipasi cuaca ekstrem dengan menyiapkan stok bahan pokok sejak dini. Menurutnya, langkah itu penting untuk memastikan pasokan tetap aman jika distribusi terganggu akibat gelombang tinggi.
Ayub mengatakan cuaca buruk mulai terasa dan diperkirakan memburuk dalam beberapa hari ke depan. Karena itu, pemerintah diminta segera mengamankan ketersediaan sembako. “Sekarang sudah masuk cuaca ekstrem. Kita tidak bisa menebak, dari sekarang bahan pokok harus disediakan,” ujarnya, Minggu (30/11).
Ia menjelaskan bahwa daerah kepulauan seperti Anambas sangat bergantung pada transportasi laut.
Ketika kapal tidak bisa berlayar, pasokan otomatis terhenti. Dampaknya langsung dirasakan masyarakat: stok berkurang dan harga bahan pokok melonjak. Situasi ini, katanya, selalu berulang setiap musim cuaca ekstrem.
“Kondisi ini harus tanggap. Jangan sampai setiap tahun berulang-ulang harga naik, stok kosong karena transportasi. Itu alasan klasik,” tegas Ayub.
Untuk itu, ia menilai langkah preventif adalah solusi terbaik. Pemda dapat bekerja sama dengan distributor lokal untuk memastikan ketersediaan sembako mencukupi selama periode cuaca ekstrem. Namun, ia mengingatkan agar pengumpulan stok dilakukan secara terukur, transparan, dan diawasi ketat agar tidak membuka ruang bagi praktik penimbunan.
Ayub menegaskan kebijakan antisipasi ini bukan berarti memberi peluang bagi oknum tertentu menahan barang demi keuntungan. Pengawasan diperlukan agar tidak terjadi permainan harga atau pengurangan pasokan di tingkat pedagang.
Ia berharap Pemda bertindak cepat sebelum kondisi cuaca memburuk, sehingga masyarakat tetap mendapat bahan pokok dengan harga stabil. Dengan langkah antisipatif, Ayub optimistis distribusi sembako tetap terjaga dan masyarakat tidak kembali menjadi korban lonjakan harga saat cuaca ekstrem melanda. (*)
Reporter : Ihsan Imaduddin
Editor : GUSTIA BENNY