Jumat, 13 Februari 2026

Silakan berlangganan untuk bisa membaca keseluruhan berita di Harian Batam Pos.

Baca Juga

Zootopia 2: Ketegangan Baru antara Reptil dan Mamalia

Zootopia 2 hadir sebagai sekuel yang memperluas dunia animasi Disney dengan sudut pandang yang lebih segar dan berani. Film ini tetap mengandalkan metafora hubungan antargolongan melalui karakter hewan antropomorfik, sebuah formula yang sebelumnya sukses besar.

Dilansir dari Variety, Kamis (27/11), sekuel ini menyajikan gabungan elemen misteri, komedi, dan pesan sosial dalam satu alur yang solid. Fokus cerita kini bergerak pada perubahan dinamika ketika spesies reptil mulai mendapat tempat dalam narasi utama Zootopia.

Judy Hopps dan Nick Wilde kembali menjadi poros utama cerita. Hubungan keduanya digambarkan lebih kompleks dibanding film pertama—bukan hanya sekadar pasangan detektif, tetapi dua individu yang harus belajar memahami perbedaan cara pandang dan karakter masing-masing. Pendekatan ini memberi lapisan emosional baru tanpa mengorbankan unsur komedi yang menjadi ciri khas Zootopia.

Kembalinya sejumlah karakter ikonik seperti si kungkang, Flash, memberikan nuansa familiar bagi para penggemar. Di sisi lain, hadirnya karakter baru seperti Gary De’Snake—seekor ular biru yang unik dan penting dalam rangkaian aksi utama—memberi warna segar pada cerita.

Sutradara Byron Howard dan Jared Bush kembali memimpin produksi dengan pemahaman mendalam terhadap dunia yang mereka bangun. Mereka tidak hanya menampilkan kembali wilayah-wilayah lama, tetapi juga memperkenalkan lingkungan baru dengan detail visual yang lebih kaya. Kemajuan teknologi animasi memungkinkan adegan-adegan rumit yang dulu mustahil dikerjakan sembilan tahun lalu.

Adegan gala, perampokan, hingga aksi kejar-kejaran disajikan dengan kreativitas visual tingkat tinggi, memperkuat atmosfer petualangan yang menjadi ruh utama film. Pesan sosial tentang koeksistensi, toleransi, dan penolakan diskriminasi antarspesies tetap menjadi benang merah cerita.

Dengan alur padat, visual memukau, humor konsisten, serta pengembangan karakter yang matang, Zootopia 2 berhasil mempertahankan pesona film pertamanya sekaligus menawarkan pengalaman yang lebih luas dan dewasa. (*)

Reporter : JP GRoUP
Editor : Alfian Lumban Gaol