Buka konten ini

GUBERNUR Kepri, Ansar Ahmad, memastikan stok beras premium untuk wilayah Kepulauan Riau dalam kondisi aman menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Masyarakat diminta tetap tenang karena pasokan yang tersedia masih mencukupi kebutuhan seluruh daerah.
“Saat rapat persiapan Nataru, Bulog sudah memberikan jaminan bahwa stok beras premium sangat memadai,” ujar Ansar di Tanjungpinang, Jumat (28/11).
Ansar memaparkan kebutuhan beras premium di Kepri mencapai 197 ribu ton per tahun, atau rata-rata 16 ribu ton per bulan. Pada Januari 2026, Bulog juga akan kembali mendatangkan 4 ribu ton beras premium untuk memperkuat cadangan daerah.
“Dengan ketersediaan yang cukup, masyarakat tidak perlu khawatir. Semua daerah masih berada dalam kondisi aman dan terkendali,” tegas mantan Bupati Bintan dua periode itu.
Ia juga menyoroti ketersediaan beras di Natuna dan Anambas, terutama dengan kondisi cuaca ekstrem yang melanda beberapa wilayah belakangan ini. Namun Bulog memastikan pasokan kedua kabupaten tersebut masih aman.
“Pemprov Kepri juga sudah bersurat ke Kementerian Pertanian terkait kebutuhan beras di wilayah Kepri,” ujarnya.
Kepala Daerah Diminta Siaga
Ansar juga turut menyoroti rentetan bencana alam yang terjadi di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh. Ia meminta para bupati dan wali kota di Kepri meningkatkan kewaspadaan, terutama memasuki musim cuaca ekstrem.
“Kita turut prihatin atas bencana yang terjadi di sejumlah provinsi di Sumatra. Ini harus menjadi perhatian di setiap daerah,” kata Ansar.
Ia mengingatkan bencana longsor di Serasan, Natuna, sebagai pelajaran penting. Warga yang tinggal di lereng bukit diminta meningkatkan kewaspadaan, begitu pula masyarakat yang menempati wilayah rawan banjir.
“Kita harus siaga dan saling mengawasi. Karena saat ini kita berada di periode cuaca ekstrem. Selain banjir, yang paling kita khawatirkan adalah tanah longsor,” tegasnya. (***)
Reporter : JAILANI
Editor : GUSTIA BENNY