Buka konten ini
SEIBEDUK (BP) – Kemacetan di ruas Jalan Letjend Suprapto atau jalur Mukakuning–Tembesi masih menjadi keluhan warga dan pengendara, terutama saat pagi dan sore hari. Selain padatnya arus lalu lintas, kondisi turunan miring di kawasan Bukit Daeng dinilai membahayakan dan kerap memicu kecelakaan.
“Setiap pagi dan sore, jalan pasti macet karena masih satu jalur,” ujar Rega, warga Batuaji. Ia menambahkan, ruas jalan yang sempit dan volume kendaraan yang tinggi, ditambah gelombang permukaan jalan, membuat risiko kecelakaan semakin besar.
Menurut Rega, pelebaran jalan dari Batuaji hingga Mukakuning harus segera digesa, termasuk dari arah Kepri Mall menuju Simpang Panbil. “Seharusnya pelebaran jalan merata hingga Simpang Tembesi,” katanya.
Senada, Ranggi, pekerja di Mukakuning, menekankan pentingnya perbaikan jalan karena jalur tersebut menghubungkan kawasan industri, permukiman, serta jalur logistik menuju hinterland.
“Kalau tidak diperbaiki, kemacetan akan terus terjadi. Akses jalan terhambat dan kecelakaan lalu lintas sulit dihindari,” ujarnya.
Keluhan warga ini menunjukkan kebutuhan mendesak akan penataan dan pelebaran ruas Jalan Letjend Suprapto, agar mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di Batam berjalan lebih lancar dan aman. (***)
Reporter : YOFI YUHENDRI
Editor : GALIH ADI SAPUTRO