Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Pemerintah kembali meluncurkan Program Magang Nasional dan resmi membuka pendaftaran Batch 3 dengan alokasi hampir 30 ribu peserta. Program ini merupakan bagian dari target nasional sebanyak 100 ribu peserta magang sepanjang 2025, setelah Batch 1 merekrut 62 ribu peserta dan Batch 2 sekitar 15 ribu peserta.
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyampaikan bahwa pendaftaran bagi lulusan baru akan berlangsung pada 4–7 Desember.
Sejak kemarin, Kementerian Ketenagakerjaan juga telah membuka kesempatan bagi perusahaan, instansi pemerintah, dan lembaga untuk mendaftarkan lowongan pemagangan sebagai mitra program.
“Mulai kemarin kami sudah membuka Batch 3, dengan tahap awal berupa pendaftaran lowongan dari perusahaan, instansi, dan lembaga hingga pertengahan pekan depan,” ujar Yassierli dalam Pembukaan Pemagangan Nasional Lulusan Perguruan Tinggi Batch 2 di Jakarta, Rabu (26/11).
Ia menambahkan bahwa setelah pendaftaran peserta, proses akan berlanjut pada tahap pemilihan lowongan oleh calon peserta, kemudian seleksi. Program Batch 3 diharapkan dapat mulai berjalan pada 15 Desember 2025.
Yassierli menjelaskan bahwa pemagangan nasional didesain untuk membantu lulusan perguruan tinggi beradaptasi dengan kebutuhan industri.
Ia menilai program ini dapat mengurangi kesenjangan antara kompetensi lulusan dan permintaan dunia usaha.
“Persiapan ini penting, terlebih ketika banyak ahli menyoroti adanya mismatch antara lulusan kampus dan kebutuhan industri,” tuturnya. Melalui program ini, peserta diharapkan memperoleh pengalaman nyata di dunia kerja yang tidak bisa diperoleh sepenuhnya di lingkungan kampus.
Berikut rangkuman jadwal dan persyaratan Program Magang Nasional Batch 3:
Jadwal Pelaksanaan
– Pendaftaran perusahaan dan pengajuan program: 24 November–3 Desember 2025
– Pendaftaran peserta: 4–7 Desember 2025
– Seleksi dan pengumuman: 8–11 Desember 2025
– Pelaksanaan magang: 16 Desember 2025–15 Juni 2026
Syarat Peserta
– WNI dengan NIK yang valid
– Lulusan D3/D4 atau S1
– Fresh graduate dengan ijazah terbit maksimal satu tahun sebelum pendaftaran
– Lulusan perguruan tinggi yang terdaftar di Kemendikti, Sains, dan Teknologi
– Belum pernah mengikuti Program Magang Nasional sebelumnya
– Melampirkan ijazah, transkrip nilai, CV terbaru, sertifikat pendukung (jika ada), dan pas foto formal. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO