Buka konten ini

BATAM (BP) – Razia gabungan di Jalan Jenderal Sudirman, tepat di depan Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Selasa (25/11) sore, membuat ratusan pengendara terkejut. Operasi mendadak yang dimulai pukul 15.00 WIB itu melibatkan Dispenda, Dishub Batam, dan Satlantas Polresta Barelang dengan fokus pemeriksaan ketat terhadap kendaraan penumpang, kendaraan barang, hingga sepeda motor.
Petugas memeriksa kelengkapan dokumen kendaraan, pajak, serta kepatuhan terhadap aturan keselamatan berlalu lintas. Tidak butuh waktu lama, barisan kendaraan mengular karena banyaknya pengendara yang terjaring pemeriksaan. Sejumlah pengendara tampak panik melihat petugas yang berjaga sambil memblokade sebagian badan jalan.
Kepanikan paling terasa di kalangan pengendara sepeda motor. Beberapa mencoba memutar arah atau menghindar, namun langkah itu langsung digagalkan petugas yang sudah bersiaga di titik-titik strategis. Situasi sempat memanas ketika seorang pengendara hampir menyenggol petugas saat berusaha kabur.
“Waduh, razia dadakan. Mana tak bawa dokumen pula,” keluh Ilham, seorang pemotor yang terhenti di antrean panjang. Ia mengaku tidak menduga ada pemeriksaan besar-besaran dan hanya bisa pasrah menunggu proses pendataan.
Kepala Dishub Batam Leo Putra menjelaskan bahwa razia ini merupakan langkah terukur untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Kegiatan tersebut sekaligus mendukung pelaksanaan Operasi Zebra Seligi yang tengah digencarkan Polresta Barelang.
“Kami ingin memastikan masyarakat tertib, mulai dari kelengkapan surat kendaraan hingga standar keselamatan berkendara,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pemeriksaan dilakukan secara selektif terhadap seluruh jenis kendaraan. Truk pengangkut barang hingga mobil penumpang dicek kondisi, muatan, dan dokumen operasionalnya. Sementara pengendara motor wajib menunjukkan SIM dan STNK serta mematuhi penggunaan helm berstandar. (***)
Reporter : Eusebius Sara
Editor : GALIH ADI SAPUTRO