Buka konten ini

DAIHATSU memanfaatkan panggung GAIKINDO Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 untuk memperkenalkan lebih dekat teknologi hybrid terbaru mereka. Melalui sesi Technology Exhibit pada 25 November, pengunjung diajak melihat langsung jeroan sistem penggerak Rocky e-SMART Hybrid yang selama ini jadi perbincangan.
Design Engineering Division Head Research and Development PT Astra Daihatsu Motor, Anjar Rosjadi, memandu penjelasan mulai dari konsep, struktur, hingga cara kerja sistem hybrid. Unit yang dipamerkan menampilkan komponen utamamesin, transaxle, dan baterai secara terbuka sehingga pengunjung dapat melihatnya tanpa perantara panel.
Anjar menjelaskan, Rocky Hybrid dibangun menggunakan platform baru DNGA (Daihatsu New Global Architecture). Rancang bangun ini menghadirkan bodi yang lebih ringan, stabil, dan efisien sehingga pengalaman berkendara disebut jauh meningkat. “Platform DNGA ini jadi pondasi agar kendaraan bisa lebih hemat, nyaman, dan tetap terjangkau,” ujarnya.
Rocky e-SMART Hybrid mengandalkan sistem series hybrid penuh, di mana mobil benar-benar digerakkan motor listrik. Mesin bensin 1.2L WA-VEX hanya bertugas sebagai generator pengisi baterai. Efisiensi termal mesin itu mencapai 40 persen tertinggi di kelasnya. Energi disimpan dalam baterai lithium-ion 177,6 volt yang ditempatkan di bawah kursi belakang agar stabilitas tetap terjaga. Baterai ini juga digaransi hingga 8 tahun atau 160 ribu kilometer.
Teknologi transaxle yang digunakan memiliki dua motor sejajar: motor penggerak dan motor generator. Desainnya yang kompak membuat radius putar Rocky hanya 5 meter, cocok untuk lalu lintas perkotaan. Sistem regenerasi dan fitur Smart Pedal juga diperlihatkan untuk menunjukkan bagaimana energi pengereman dikembalikan menjadi tenaga listrik.
Soal irit, Rocky Hybrid mencatat efisiensi hingga 34,8 km per liter berdasar uji JC08 Jepang. Emisinya juga rendah, hanya 83 gram CO2 per kilometer. Daihatsu menyebut angka itu sebagai salah satu yang terbaik untuk segmen compact SUV.
Dari sisi kenyamanan, Daihatsu meningkatkan material peredam di berbagai titik agar kabin semakin senyap. Indeks artikulasi suara di kabin mencapai 84,4 persen sehingga percakapan penumpang tetap jernih meski mobil melaju.
Fitur keselamatan pun dibuat lengkap. Ada 6 SRS airbag, ABS, EBD, VSC, HSA, Blind Spot Mirror, ISOFIX, dan delapan fitur ASA (Advanced Safety Assist). Mulai dari Collision Warning, Lane Departure Warning, Pedal Misoperation Control, hingga Auto High Beam yang mengatur lampu jauh secara otomatis. Sensor enam titik juga membantu manuver di tempat sempit.
Anjar menegaskan, seluruh pengembangan ini merupakan bagian dari integrasi DNGA untuk menghadirkan kendaraan yang lebih aman, efisien, dan mudah dikendarai. “Rocky e-SMART Hybrid ini dikembangkan agar irit, responsif, rendah emisi, dan cocok dipakai di perkotaan,” katanya.
Kehadiran Rocky e-SMART Hybrid di GJAW 2025 menjadi penegasan bahwa Daihatsu serius memperluas teknologi elektrifikasi yang ramah lingkungan dan mudah digunakan masyarakat. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO