Buka konten ini
SEKUPANG (BP) – Pelaksanaan Batam International Sea Eagle Boat Race 2025 yang tinggal menghitung hari semakin menunjukkan tingginya antusiasme, baik dari dalam negeri maupun mancanegara.
Event yang digelar pada 28–30 November 2025 di Perairan Elang-Elang, Belakangpadang, resmi menerima pendaftar internasional pertama tahun ini, yakni Johor Racing Team dari Johor, Malaysia. Selain itu, pendaftar terbaru juga datang dari luar Pulau Batam, yaitu Tim Gajah Mada Indonesia dari Provinsi Jawa Barat.
Masuknya peserta dari luar daerah dan luar negeri ini memperlihatkan semakin besarnya daya tarik Sea Eagle Boat Race, terutama setelah event tersebut kembali dihidupkan usai vakum lebih dari satu dekade.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, menyambut baik kehadiran tim-tim tersebut.
“Kehadiran Johor Racing Team dari Malaysia dan Gajah Mada Indonesia dari Jawa Barat menjadi bukti bahwa Sea Eagle Boat Race kini kembali diperhitungkan di tingkat regional. Ini juga menunjukkan bahwa Batam memiliki potensi besar sebagai pusat event bahari yang mampu menarik minat peserta dari berbagai wilayah,” ujarnya.
Ardi menambahkan, meningkatnya peserta lintas daerah memberikan dampak langsung bagi masyarakat Belakangpadang selaku tuan rumah.
“Peserta yang datang dari luar negeri dan luar pulau tentu membawa dampak ekonomi, mulai dari UMKM, transportasi laut, hingga sektor wisata. Ini sejalan dengan upaya kami menghidupkan kembali ekonomi pesisir dan memperkuat posisi Batam sebagai destinasi event bahari unggulan,” katanya.
Sebelumnya, persiapan Sea Eagle Boat Race telah dimatangkan melalui rapat koordinasi bersama unsur kecamatan, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan berbagai instansi di Kecamatan Belakangpadang. Tahun ini untuk pertama kalinya akan dihadirkan kategori eksibisi putri, memperebutkan total hadiah Rp164 juta. (*)
Reporter : ARJUNA
Editor : FISKA JUANDA