Buka konten ini

CHARCOAL berbeda dari arang biasa karena proses pembuatannya tidak sekadar dibakar. Meski sama-sama berasal dari bahan alami seperti kayu atau tempurung kelapa, charcoal diolah melalui pemanasan bersuhu tinggi dengan jumlah oksigen terbatas. Proses inilah yang menghasilkan bahan berwarna hitam pekat tanpa aroma dan tanpa rasa.
Kemampuannya mengikat berbagai molekul, ion, hingga atom membuat charcoal dikenal sebagai activated charcoal atau arang aktif.
Manfaat Charcoal bagi Kesehatan
Bahan ini sudah lama digunakan untuk membantu menangani sejumlah masalah kesehatan. Mengacu pada informasi dari Alodokter dan Halodoc, charcoal memiliki banyak kegunaan yang patut diketahui.
1. Mengurangi Dampak Keracunan dan Overdosis
Arang aktif mampu mengikat racun dalam tubuh, sehingga sering diberikan pada kondisi gawat darurat seperti kasus overdosis obat. Efektivitasnya bergantung pada kecepatan pemberian—semakin cepat diberikan, semakin baik hasilnya.
Namun, charcoal tidak dianjurkan untuk keracunan akibat zat alkali, asam kuat, produk berbahan minyak bumi, ataupun alkohol.
2. Meredakan Perut Kembung
Charcoal dapat menjebak gas yang menumpuk di saluran cerna. Hal ini membantu mengurangi rasa penuh atau kembung. Efeknya dapat meningkat bila dikonsumsi bersama simethicone serta dibarengi pola makan yang tepat.
Penelitian yang dipublikasikan melalui ResearchGate menunjukkan bahwa charcoal mampu menekan pertukaran oksigen dan gas di saluran pernapasan sekaligus mengurangi gejala kembung.
3. Menurunkan Kolesterol
Bahan ini bekerja dengan menghambat penyerapan kolesterol ke aliran darah. Dengan begitu, kelebihan kolesterol akan dibuang melalui feses.
Sebuah studi di European Journal of Clinical Pharmacology menyebut konsumsi charcoal antara 4–32 gram per hari dapat menurunkan kadar kolesterol total dan LDL hingga 29–41 persen pada individu dengan kolesterol tinggi.
4. Membantu Fungsi Ginjal
Charcoal juga mendukung proses penyaringan racun dalam darah, terutama pada pasien dengan penyakit ginjal kronis. Dengan berkurangnya zat berbahaya, beban kerja ginjal ikut menurun.
5. Mempercepat Penyembuhan Luka
Arang aktif dapat menyerap cairan dan zat yang memperburuk kondisi luka. Ini membantu mempercepat proses penyembuhan.
Penelitian di British Journal of Nursing menemukan bahwa perban berisi charcoal mempercepat pemulihan luka dibandingkan dengan perawatan menggunakan kain antimikroba. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO