Aktor, sutradara, sekaligus produser film Baim Wong mendapat penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia (LEPRID) atas dedikasinya dalam memperjuangkan kualitas dan daya saing perfilman Indonesia di kancah nasional maupun internasional.
LEPRID menetapkan Baim sebagai penerima Rekor No. 1017. Ia dinilai sebagai kreator yang konsisten memegang standar kualitas tinggi dalam setiap karya yang dihasilkan.
“Awalnya saya pikir penghargaan ini hanya bercanda atau mungkin ada kesalahan. Tapi ternyata benar untuk saya,” ujar Baim dalam keterangannya.
Produser dan sutradara yang sukses lewat film Lembayung dan Sukma itu mengakui dirinya memang sangat teliti dalam berkarya. Ia berpegang pada prinsip kualitas maksimal tanpa kompromi.
“Setiap kali saya bekerja, saya selalu fokus. Karena saya ingin semuanya sempurna,” tegasnya.
Bagi Baim, film bukan sekadar hiburan, melainkan karya seni yang harus melalui proses panjang dan penuh detail. Ayah dua anak itu menegaskan dirinya bukan tipe yang bekerja setengah-setengah. Jika berkarya, hasilnya harus optimal.
“Setiap pekerjaan yang saya lakukan, saya tidak pernah ingin asal-asalan. Harus bagus. Dari sutradara, penata artistik, produser, sampai aktor, semuanya sangat detail. Penyutradaraan dan penulisan bekerja luar biasa kerasnya,” paparnya.
Baim juga memastikan terlibat penuh dalam setiap proses produksi di rumah produksinya, mulai dari tahap awal hingga pascaproduksi. “Itu cara saya untuk membuat film bagus. Tidak mau menyalahkan orang lain,” katanya.
Ia menyadari bahwa pada akhirnya penontonlah yang memberikan penilaian. Setiap apresiasi yang datang dari publik menjadi energi bagi Baim untuk terus melangkah lebih jauh dan menghadirkan gebrakan di industri film.
“Sangat bersyukur film-film saya diapresiasi oleh penonton Indonesia. Ini sangat berarti dan memotivasi saya untuk menciptakan karya baru yang lebih baik. Harapannya, karya-karya itu bisa dinikmati banyak orang dan memberikan manfaat,” ujarnya. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : JAMIL QASIM